Kamis, 02 Mei 2019 00:01 WITA

Terkait Dugaan Money Politics BBT, Amir Uskara Bilang Begini

Penulis: Syukur
Editor: Mays
Terkait Dugaan Money Politics BBT, Amir Uskara Bilang Begini
Amir Uskara

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Politisi dari PPP, Amir Uskara, akhirnya angkat bicara terkait kasus dugaan money politics yang sementara diproses oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar. 

Amir Uskara menjelaskan tentang dana yang dibagikan oleh Busranuddin Baso Tika (BBT), yang juga politisi PPP. 

"Saya sudah konfirmasi ke Pak Busra (BBT), ternyata itu adalah dana saksi pribadinya dan dia berikan bersama mandat sebagai saksi," ungkap Amir Uskara, Rabu (1/5/2019).

Dalam kasus dugaan money politics ini, Bawaslu Makassar telah memanggil BBT untuk dimintai keterangan. Sementara BBT telah beberapa kali terlihat menyambangi kantor Bawaslu Makassar.

Sementara Amir Uskara dan anaknya Imam Fauzan masih didalami. Bawaslu juga mengisyaratkan pemanggilan keduanya setelah pemeriksaan saksi-saksi. 

"Itu urusannya Bawaslu," jawab Amir Uskara saat dikonfirmasi terkait rencana pemanggilan Bawaslu Makassar terhadapnya. 

Sebelumnya, pernyataan yang nyaris sama disampaikan Imam Fauzan, anak Amir Uskara saat dikonfirmasi kasus yang sama. Ia menyebut apa yang dilakukan oleh BBT merupakan perintah partai.

loading...

"Saya sudah konfirmasi ke Pak Busrah mengenai hal ini. Memang perintah dari partai agar caleg kota juga membawa provinsi dan pusat. Tapi saya pribadi tidak tahu tentang dugaan money politics yang dilakukan. Dan Pak Busrah sendiri pastikan yang mereka panggil itu mendapat mandat sebagai saksi di TPS," ungkap Fauzan, Selasa (30/4/2019) lalu.

Sebelumnya, Sri Wahyuningsi, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Makassar menyebut, pihaknya masih mendalami dugaan praktik money politics yang diduga melibatkan Busranuddin Baso Tika (BBT). Tak hanya BBT, pihak juga mendalami peran Amir Uskara dan Fauzan, putra Amir Uskara. BBT setelah dipanggil hadir di kantor Bawaslu Makassar pada Selasa (23/4/2019), dimana pada saat itu menurut keterangan Bawaslu, BBT enggan menandatangani surat berita acara pemeriksaan.

"Tapi tetap kita lanjutkan klarifikasi saksi lainnya, masih ada 2 orang saksi yang akan diklarifikasi besok," ungkap Sri, Minggu (28/4/2019) lalu.

Sri menjelaskan, dugaan praktik money politics yang mengakibatkan BBT dipanggil, juga berkaitan dengan Amir Uskara. Hanya saja pemanggilan Amir Uskara dan anaknya belum dilakukan. Disebutkan, pemanggilan terhadap Amir Uskara dan anaknya Fauzan akan dilakukan setelah pemeriksaan saksi-saksi. Terkait dugaan peran, masih didalami Bawaslu.

"BBT itu termasuk Amir Uskara sama anaknya Fauzan. Belum ada agenda (panggilan) untuk mereka. Selesaipi saksi-saksi. Ini lagi kami dalami dari keterangan saksi termasuk yang akan diklarifikasi besok," tambah Sri saat itu ketika ditanya dugaan peran Amir Uskara dan anaknya.

Loading...
Loading...