Selasa, 30 April 2019 17:27 WITA

Pernah Diberhentikan, Kemendagri Sudah Prediksi Bupati Talaud Ditangkap KPK

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Pernah Diberhentikan, Kemendagri Sudah Prediksi Bupati Talaud Ditangkap KPK
Sri Wahyumi Maria Manalip. Ist

RAKYATKU.COM - Bupati Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sri Wahyumi Maria Manalip rupanya sudah diperingati Kemendagri sebelum terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. 

Sri Wahyumi diketahui pernah disanksi Kemendagri karena melanggar sejumlah aturan.

Plt Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik Piliang mengatakan, pihaknya memang sudah memprediksi kalau Sri Wahyumi bakal berurusan dengan penegak hukum, lantaran diduga kerap melakukan indisipliner.

“Sudah, sudah (diprediksi) karena memang ada ketidakpatuhan yang selalu dilakukan berulang-ulang oleh Bupati (Sri Wahyumi),” kata Malik, Selasa (30/4/2019).

Pada awal 2018, Sri Wahyumi pernah diberhentikan sementara dari jabatan Bupati Talaud karena pergi ke luar negeri tanpa sepengetahuan Menteri Dalam Negeri.

“Diberhentikan karena diketahui bolos dan pergi keluar negeri tanpa izin gubernur dan Kemendagri,” bebernya dikutip Okezone.

Loading...

Kemendagri juga menyoroti kejanggalan lain yang dilakukan oleh Bupati Sri Wahyumi yakni memutuasi ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Kemendagri sudah memperingatkan dia.

“Yang bersangkutan merotasi 300 lebih ASN, ada yang dinonjobkan. Sudah kita ingatkan bahwa itu pelanggaran tanpa izin,” ujar Malik.

Malik mengingatkan bahwa kepala daerah maupun pejabat negara harus patuh kepada undang-undang dan taat kepada peraturan. Kemendagri, lanjut dia, terus melakukan pembinaan dan pengawasan (binwas).

“Kita sudah melakukan deteksi, itulah bagian dari binwas. Pembinaan kalau tidak bisa dibina itu kan adalah biar waktu yang berbicara,” pungkasnya.

Loading...
Loading...