Selasa, 30 April 2019 09:34 WITA

Kerap Dicaci karena Masalah Ekonomi, Suami Bunuh Istri

Editor: Aswad Syam
Kerap Dicaci karena Masalah Ekonomi, Suami Bunuh Istri
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, BEKASI - Tugimin (47), akhirnya menyerahkan diri. Itu setelah kedoknya sebagai pembunuh istrinya terkuak.

Awalnya, Tugimin hendak menyamarkan pembunuhan istrinya sebagai bunuh diri.

Namun polisi tak kalah cerdik. Adanya kejanggalan pada tali tambang yang melilit korban, membuktikan itu bukan bunuh diri.


Pada Jumat (12/4/2019), di kediaman mereka Perumahan Grand Permata City, RT01/RW07, Desa Karangsetia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Tugimin dan istrinya, Tanti Susanti (43), terlibat pertengkaran.

Penyebabnya masalah ekonomi. Korban menghardik pelaku, sebagai orang yang tak becus mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sakit hati, Tugimin geram. Dia mengambil tali tambang lalu mencekik leher istrinya. Tanti pun kesulitan bernapas.

Loading...

Setelah istrinya tewas, Tugimin panik. Dia lalu membuat seolah-olah istrinya gantung diri.

"Awalnya, kami curiga dengan kematian korban, dengan leher terlilit tali tambang," ujar Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara, sebagaimana dilansir dari Beritasatu.

Mengetahui polisi mencurigainya, Tugimin menghilang.

Setelah beberapa hari kemudian, Tugimin menyerahkan diri ke Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan. Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, AKBP Rizal Marito, mengatakan, setelah membunuh istrinya, tersangka melarikan diri kemudian menyerahkan ke Polsek Serpong," ujar Rizal Marito.

Polisi menjerat tersangka Tugimin dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman penjara maksimal hukuman mati. 

Loading...
Loading...