Senin, 29 April 2019 16:19 WITA

Kecam Pengeboman Sri Lanka, Muslim Malaysia Kunjungi Gereja & Kuil

Editor: Aswad Syam
Kecam Pengeboman Sri Lanka, Muslim Malaysia Kunjungi Gereja & Kuil
Muslim Malasyia menunjukkan solidaritas dengan mengunjungi gereja dan kuil.

RAKYATKU.COM, MALAYSIA - Beberapa minggu lalu, seluruh dunia hancur ketika ada berita tentang pengeboman di Sri Lanka. 

Setelah itu, orang-orang datang bersama-sama untuk menunjukkan dukungan mereka bagi korban selama insiden malang, dalam sebuah pertunjukan kemanusiaan yang menginspirasi secara jujur.

Dalam semangat solidaritas itu, sebuah kelompok Muslim Malaysia, mengunjungi sebuah gereja, sebuah kuil Hindu dan sebuah kuil Budha, untuk membuktikan poin setelah pemboman bunuh diri di Sri Lanka, menulis The Star.

22 anggota LSM Global Unity Network, mengunjungi Kuil Sri Maha Kaliamman, Kg Kasipillay, Gereja St Joseph dan Kuil Buddha Sri Jayanti, Sentul, untuk menunjukkan solidaritas mereka atas pemboman mematikan di Kolombo.

Presiden LSM itu, Shah Kirit Kakulal Govindji dikutip mengatakan, “Di Christchurch, ketika Muslim terbunuh, non-Muslim menunjukkan solidaritas mereka kepada kami. Menyusul insiden Kolombo, ketika orang-orang Kristen terbunuh, kita sebagai Muslim juga harus menunjukkan solidaritas dengan semua orang.”

“Itu tidak berarti bahwa hanya kami yang menunjukkan belas kasih dan solidaritas ketika Muslim terbunuh. Bahkan jika hanya satu non-Muslim yang terbunuh, kita harus menunjukkan perhatian. Kita harus adil kepada semua orang."

Selain mengunjungi tempat-tempat suci, tim juga berpartisipasi dalam sesi dialog dengan pastor paroki St Joseph, Pastor George Packiasamy. 

Loading...

Shah Kirit menyebutkan, ini sebenarnya yang keempat kalinya mengunjungi gereja. Dia mencatat, bahwa mereka (kelompok) memiliki hubungan yang sangat baik dengan gereja. 

Sekadar diketahui, anggota tim LSM terdiri dari pelajar dan profesional. 

Saat mengunjungi tempat-tempat ibadah, para anggota LSM dilayani sarapan halal di gereja dan kemudian, mereka disajikan makan siang di kuil Budha.

Jika Anda tidak tahu, Shah Kirit mengungkapkan, bahwa LSM tersebut telah secara aktif terlibat dalam kerja antaragama selama sekitar 20 tahun, dalam upaya untuk mengekspos Muslim ke agama lain di Malaysia. 

Dia menjelaskan, “Malaysia adalah negara multi-ras dan multi-agama, jadi sangat penting bagi kita untuk memahami satu sama lain dengan baik.”

Shah Kirit berpendapat, bahwa sebagian besar masalah di dunia berasal dari tempat "prasangka, anggapan dan kesalahpahaman tentang agama dan ras lain". Dia akhirnya mengatakan, cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pendidikan dan itulah sebabnya, mereka mendidik umat Islam tentang agama lain. 

Loading...
Loading...