Senin, 29 April 2019 15:47 WITA

Sri Lanka Resmi Larang Penutup Wajah untuk Alasan Keamanan

Editor: Suriawati
Sri Lanka Resmi Larang Penutup Wajah untuk Alasan Keamanan
Getty Images

RAKYATKU.COM - Sri Lanka secara resmi telah melarang penutup wajah di depan umum, menyusul serentetan serangan bunuh diri selama Minggu Paskah. 

Presiden Maithruipala Sisirsena mengatakan dia menggunakan hukum darurat untuk memberlakukan larangan itu.

Mulai hari Senin, setiap penutup wajah yang "menghalangi identifikasi" akan dilarang, dengan tujuan menjamin keamanan nasional.

Aturan itu tidak menyebutkan secara spesifik Niqab dan burka, yang dikenakan oleh wanita Muslim.

Itu diberlakukan setelah seorang anggota parlemen Sri Lanka mengusulkan larangan mengenakan burqa dengan alasan keamanan.

Loading...

Delapan hari setelah serangan mematikan pada 21 April, Sri Lanka tetap dalam siaga tinggi.

Selama akhir pekan, ribuan tentara Sri Lanka berjaga-jaga di jalan-jalan, melindungi gereja dan masjid.

Ibadah gereja Minggu dibatalkan di seluruh negeri sebagai tindakan pencegahan, tetapi para jamaah di ibukota berkumpul untuk berdoa di luar St Anthony's Shrine, yang rusak parah dalam serangan itu.

Sekitar 150 tersangka telah ditangkap, tetapi pejabat setempat memperingatkan bahwa lebih banyak gerilyawan masih buron.

Loading...
Loading...