Sabtu, 27 April 2019 15:53 WITA

Saling Pangku Sambil Pijat di Kos-kosan, Empat Siswi dan Lima Temannya Diamanakan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Saling Pangku Sambil Pijat di Kos-kosan, Empat Siswi dan Lima Temannya Diamanakan
Para siswa saat diamankan polisi. Foto/Kumparan.

RAKYATKU.COM - Sembilan pelajar SMK/SMA terpaksa diamankan Polres Konawe karena diduga berbuat asusila di sebuah kos-kosan yang terletak di Kelurahan Ambekaeri, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Kesembilan pelajar tersebut terdiri dari lima laki-laki diantaranya Al (16), RH (18), E (16), Ir (16), MU (16). Sedangkan pelajar perempuan berjumlah empat orang yakni, DP (15), S (16), D (16), P (16).

Penggrebekan sejumlah pelajar ini berawal dari laporan pemilik kos Muharlin (50).

"Mereka ini saya sudah suruh pulang, tapi ternyata setelah saya cek kembali ke 9 pelajar ini masih berada di dalam kamar. Bahkan saat saya buka pintu ada yang baku (sedang) pangku-pangku dan baku pijat-pijat. Karna saya sudah jengkel makanya saya langsung kuncikan mereka di dalam kamar. Kemudian saya telpon Polisi," kata Muharlin.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Ipda Suhardin mengatakan, setelah mendapat laporan dari pemilik kos, ia bersama beberapa personil langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan 9 muda-mudi di kos tersebut.

"Kami ketemukan beberapa pasang anak sekolah yang masih berpakaian seragam sekolah. Mereka kumpul kumpul di situ," ungkap Suhardi dikutip Kumparan, Sabtu (27/4/2019).

Loading...

Menurutnya, saat digrebek tidak ditemukan ada perbuatan yang lain. Mereka hanya kumpul dalam satu ruangan.

"Kami hanya khawatir, maka itu kami bawah ke Polres Konawe untuk diintrogasi selanjutnya," ujar Suhardin.

Kesembilan muda-mudi itu akan dibuatkan pernyataan dan akan di panggil orang tuanya ataupun pihak keluarganya. Agar ini menjadi efek jerah bagi mereka supaya tidak mengulang perbuatannya.

"Sebelum mereka dipulangkan ke rumah masing-masing. Kami akan panggil orang tuanya untuk disaksikan dan dibikinkan pernyataan untuk pembinaan," ungkapnya.

Loading...
Loading...