Jumat, 26 April 2019 17:37 WITA

Aniaya Istri Gara-Gara Harga Jagung Murah, Pria Jeneponto Ditangkap saat Tenggak Ballo

Penulis: Zul Lallo
Editor: Abu Asyraf
Aniaya Istri Gara-Gara Harga Jagung Murah, Pria Jeneponto Ditangkap saat Tenggak Ballo
Tim Pegasus Polres Jeneponto akhirnya menangkap pelaku, Saali alias Ali, Jumat (26/4/2019).

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan membuat perempuan Jeneponto, Noro Daeng Nganki menjadi korban.

Gara-gara menjual jagung hanya Rp2.500 per kilogram, dia dianiaya suaminya. Dia dihantam pelepah lontar bergerigi pada bagian kepala dan leher.

Beberapa hari kemudian, Tim Pegasus Polres Jeneponto akhirnya menangkap pelaku, Saali alias Ali, Jumat (26/4/2019). Dia ditangkap di Kampung Ganrang-ganrang, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto.

Kanit Buser Reskrim Polres Jeneponto, Aipda Abdul Razak mengatakan Sa'ali (45) ditangkap saat sedang minum ballo atau arak di sebuah rumah kebun.

"Sampai di lokasi kami mendapati pelaku sedang duduk-duduk di sebuah rumah kebun miliknya sambil minum-minuman keras jenis ballo, sehingga langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan," jelas Razak.

Loading...

Sebelumnya diberitakan, Daeng Nganki melaporkan suaminya ke kantor polisi. Dia dianiaya suami gara-gara harga jual jagung.

"Saya ditanya, 'berapa itu jagung kamu jual?' Jadi saya bilang Rp2.500. Lalu suamiku marah, 'kenapa sebegitu? Itu harganya Rp3.000.' Saya jawab lagi, 'Jenis jagung kita beda'," katanya, Senin (22/4/2019).

Noro yang sedang memasak gula merah langsung meninggalkan rumahnya usai dianiaya menggunakan pelepah pohon lontar bergerigi. Noro dihantam di bagian kepala, belakang lehernya, tangan, dan kaki hingga mengeluarkan darah.

"Saya sempat dirawat di Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang. Berdarah kepalaku, tanganku dan juga pada bagian kakiku. Ini dilakukan oleh suamiku sendiri dan berharap agar kejadian ini diproses secara hukum," harap dia.

Loading...
Loading...