Jumat, 26 April 2019 13:33 WITA

Kubu Jokowi Minta Prabowo Stop Klaim Menang, Ini Kata BPN

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Kubu Jokowi Minta Prabowo Stop Klaim Menang, Ini Kata BPN
Prabowo dan Sandiaga Uno. Ist

RAKYATKU.COM - Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak merasa heran melihat PDI Perjuangan terusik dengan klaim kemenangan yang disampaikan Prabowo.

Padahal, kata Dahnil, kubunya tidak pernah terganggu dengan klaim kemenangan yang disampaikan PDI Perjuangan.

"Pertanyaaan adalah kenapa PDIP terganggu dengan klaim kemenangan yang didasari oleh data internal. Kami saja tidak terganggu misalnya dengan data klaim kemenangan PDIP," kata Dahnil.

Menurut Dahnil, sebelum ada pengumuman resmi dari KPU terkait hasil final penghitungan suara Pilpres, tidak ada klaim yang disebut legal. Di sisi lain, klaim Prabowo ialah menggunakan data internal.

"Jadi tidak ada yang melarang klaim kemenangan selama itu punya data, toh sekarang kan tidak ada data yang legal yang menyatakan bahwasanya pak Prabowo atau Jokowi itu menang," ujarnya.

"Data internal kita menunjukkan data di sini menang. Di sana juga mengakui kemenangan, jadi saya pikir, kita lihat saja nanti bagaimana pengumuman KPU," sambungnya dikutip Suara, Jumat (26/4/2019).

Loading...

Sebelumnya, PDI Perjuangan meminta Prabowo menghentikan klaim kemenangan dan mengalahkan Jokowi - Maruf Amin di Pilpres 2019. 

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Maruf Amin, Hasto Kristiyanto mengatakan selama klaim itu, BPN Prabowo - Sandiaga tidak pernah memberikan bukti data. Bahkan minimal tempat perhitungan.

"Prabowo mengklaim kemenangan sepihak, tapi tidak pernah menunjukkan hasil rekapitulasi penghitungan suara riil Pemilu 2019, berdasarkan data C1," ungkap Hasto.


 

Loading...
Loading...