Kamis, 25 April 2019 08:34 WITA

Kebaktian Anzac Day Australia Dijaga Sniper

Editor: Aswad Syam
Kebaktian Anzac Day Australia Dijaga Sniper
Seorang sniper berjaga di atap sebuah kuil.

RAKYATKU.COM, AUSTRALIA - Seorang penembak jitu, bersiaga di setiap sudut gedung jangkung, termasuk di atap sebuah kuil. Ini bagian dari langkah-langkah keamanan pada kebaktian Anzac Day di Melbourne.

Penembak jitu itu hadir di Shrine of Remembrance di ibukota Victoria, untuk kebaktian Anzac Day pada Kamis pagi.

Sekitar 25.000 orang berkumpul di sana untuk mengingat mereka yang berjuang dan mati untuk Australia dalam berbagai perang.

Polisi Victoria mengatakan, tidak ada ancaman keamanan yang meningkat untuk hari itu, sebelum seorang tersangka teroris ISIS ditangkap, atas rencana untuk menyerang orang-orang yang memperingati Hari Anzac di Gallipoli.

Berbicara kepada orang banyak sebelum fajar, Perdana Menteri Victoria, Daniel Andrews mendesak mereka untuk merawat 'generasi Anzac berikutnya'.

"Bagaimana mungkin kita berterima kasih banyak karena telah memberi begitu banyak?" Dia bertanya.

Loading...

"Berdiri di sini pada jam ini di tempat yang masih gelap dan sakral ini, dan ingatlah mereka, ingatlah bahwa mereka datang dari setiap sudut Victoria dan Australia, setiap jalan kehidupan, setiap latar belakang."

Pada hari Rabu, Kepala Polisi Victoria yang bertindak sebagai pengawas Craig Peel mengatakan, akan ada pendekatan tanpa toleransi terhadap perilaku anti-sosial.

Dia mengatakan, dia tidak khawatir bahwa serangan di Sri Lanka yang menewaskan lebih dari 300 orang, akan berdampak pada keamanan di layanan fajar.

"Tidak ada intelijen sama sekali untuk menyarankan bahwa salah satu dari peristiwa ini yang kita jalankan di seluruh negara bagian, adalah target untuk segala jenis perilaku yang akan merugikan mereka agar berjalan dengan aman," katanya.

Polisi NSW juga meyakinkan orang-orang, bahwa tidak ada peningkatan ancaman terhadap keselamatan mereka yang menghadiri layanan fajar pada Hari Anzac. 

Loading...
Loading...