Kamis, 25 April 2019 08:16 WITA

Dinas Dagkop-UKM Lutim Latih Pengelola Koperasi

Editor: Nur Hidayat Said
Dinas Dagkop-UKM Lutim Latih Pengelola Koperasi

RAKYATKU.COM, LUWU TIMUR - Pengelolaan koperasi untuk menuju koperasi mandiri, sehat, dan berkualitas menjadi dambaan dan cita-cita seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali koperasi yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Hal itu mesti berbarengan dengan peningkatan SDM para pengelola koperasi andal.

Mewujudkan hal itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur malalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM menggelar Pelatihan Pengelolaan Koperasi/KUD Tahun 2019 di Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni.

Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Luwu Timur ini, berlangsung selama empat hari, 21-24 April 2019, diikuti 50 peserta yang berasal dari 15 lembaga koperasi yang aktif dan berkembang di Kabupaten Luwu Timur.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar, dan Bank Sulselbar Kabupaten Luwu Timur.

Kepala Bidang Koperasi, I Dewa Putu Alit mengatakan, tujuan dilakukan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para pengelola koperasi dalam menjalankan dan mengembangkan kegiatan usaha serta mendapatkan informasi dari perbankan untuk mengakses permodalan yang ada di perbankan. 

Sejak 2016 telah dilakukan pembinaan kurang lebih 55 lembaga koperasi yang terdiri dari pengurus, pengawas dan manajer koperasi. Diharapkan koperasi yang telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan dapat menjadi koperasi percontohan dalam pengembangan koperasi di Luwu Timur.

Loading...

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Luwu Timur, Rosmiyati Alwy mengapresiasi kegiatan ini yang secara rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

“Diharapkan kegiatan rutin ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, namun lebih dari itu, hendaknya materi yang telah di sajikan diterapkan di koperasi masing-masing sehingga pengelolaan koperasi kita semakin maju dan berkembang,” ujar Rosmiyati Alwy.

Apabila hal ini diaplikasikan di lapangan, lanjutnya, maka akan berdampak pada perkembangan koperasi kita yang dari tahun ke tahun akan mengalami perkembangan dengan jumlah asset dan volume usaha yang semakin bertambah.

"Kiranya koperasi yang ada di Luwu Timur semakin jaya dengan begitu besarnya perhatian Pemerintah yang tentunya untuk peningkatan ekonomi kerakyatan menuju Luwu Timur Terkemuka 2021," harap Rosmiyati.

Loading...
Loading...