Kamis, 25 April 2019 04:30 WITA

Calon Jemaah Haji Termuda Nasional dari Luwu Utara, Kemenag: Dia Sudah Menikah

Editor: Abu Asyraf
Calon Jemaah Haji Termuda Nasional dari Luwu Utara, Kemenag: Dia Sudah Menikah
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Kementerian Agama (Kemenag) merilis nama calon jemaah haji tertua dan termuda tahun ini. Ternyata keduanya berasal dari Embarkasi Makassar.

Calon jemaah termuda berasal dari Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Namanya, Putri.

"Dia berumur 17 tahun. Namanya Putri dan dia ini sudah menikah," jelas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Nizar, Rabu (24/4/2019).

Hal itu disampaikan Nizar pada pembekalan terintegrasi petugas haji Arab Saudi tahun 1440H/2019M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Karena sudah menikah, meski baru berumur 17 tahun, Putri tetap berhak pergi beribadah haji ke Tanah Suci.

Sementara calon jemaah haji tertua berasal dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Dia perempuan bernama Rahma Alhasin. Saa ini, usianya tercatat 105 tahun.

Loading...

Kementerian Agama akan menyiapkan petugas khusus untuk menemani jemaah haji tertua tersebut. Pemerintah Arab Saudi juga selalu menyiapkan layanan istimewa bagi jemaah lansia.

Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231 ribu dari Pemerintah Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, 10 ribu merupakan kuota tambahan setelah Presiden Jokowi bertemu Raja Salman dan putra mahkota.
 
Khusus tambahan 10 ribu kuota jemaah ini, Menag Lukman Hakim Saifuddin menyatakan akan mengumumkan pembagiannya pada pekan ini.

"Mungkin dalam waktu segera, dalam waktu 1-2 hari ini, kita akan segera mengumumkan distribusi pembagian 10 ribu itu berdasarkan pendekatan proporsionalitas," tambah dia.

Menag menuturkan pembagian dengan mempertimbangkan kuota di provinsi. Namun untuk garis besar, dipastikan dari kuota 10 ribu, sebesar 25 persen ditujukan bagi lanjut usia (lansia).

Kemudian 25 persen berikutnya bagi pendamping lansia dan 50 persen sisanya jemaah haji yang pada masa antrean di masing-masing provinsi.
 

Loading...
Loading...