Kamis, 25 April 2019 00:30 WITA

Perempuan Dilecehkan dalam Taksi Daring, Langsung Tekan Ini di Aplikasi Grab

Editor: Abu Asyraf
Perempuan Dilecehkan dalam Taksi Daring, Langsung Tekan Ini di Aplikasi Grab
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Taksi online atau dalam jaringan (daring) yang seharusnya aman, kini banyak dikeluhkan. Terutama dari kalangan penumpang perempuan.

Banyak yang mengadu mendapat perlakuan buruk dari pengemudi. Banyak terjadi pelecehan seksual, terutama pada malam hari.

Hal itu diakui Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

"Laporan yang seperti ini (kekerasan atau pelecehan) terjadi malam-malam, misal jam 11.00 atau 11.30 biasanya seperti itu," terang Ridzki dalam konferensi pers di kantor Komnas Perempuan, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Ridzki mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah layanan pelanggan selama 24 jam untuk menanggapi setiap laporan kekerasan atau pelecehan yang masuk. Khususnya kepada penumpang perempuan.

Penumpang bisa melaporkan kejadian tidak menyenangkan yang dialami melalui fitur keselamatan di aplikasi Grab seperti Share My Ride, tombol darurat (SOS), penyamaran nomor ponsel, dan telepon gratis melalui koneksi internet (VoIP).

Loading...

"Kita punya customer service yang ready 24 jam menangani langsung seperti kasus-kasus emergency contact kalau memang dia menggunakan sistem yang pilot kita," tuturnya.

Hanya saja, Ridzki mengaku tidak memiliki angka pasti terkait laporan pelecehan yang dialami penumpang perempuan. Secara statistik, ia mengatakan kecenderungan mayoritas perempuan yang mengalami pelecehan ketimbang mitra pengemudi perempuan.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menambahkan, pihaknya mencoba mencari solusinya. Salah satunya dengan menyiapkan fitur pencarian driver perempuan untuk penumpang perempuan.

"Kalau bisa penumpang perempuan dan ingin pengemudinya perempuan akan coba kita carikan," terang Neneng. Fitur ini direncanakan sudah bisa digunakan pada Juni atau Juli 2019.


 

Loading...
Loading...