Rabu, 24 April 2019 23:01 WITA

Beredar Video Megawati Beri Selamat kepada Prabowo, Ini Faktanya

Editor: Abu Asyraf
Beredar Video Megawati Beri Selamat kepada Prabowo, Ini Faktanya
Megawati dan Prabowo beberapa waktu lalu.

RAKYATKU.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 17 berita bohong atau hoax yang beredar di internet. 

Salah satunya hoax yang menyebut Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi ucapan selamat kepada capres nomor urut 02 Prabowo Subianto atas kemenangan di Pilpres 2019.

Temuan hoax ini disampaikan dalam Laporan Isu Hoaks Harian, Subdit Pengendalian Konten Internet Kominfo, periode Rabu (24/4/2019). Dari 16 hoax tersebut, di antaranya terkait hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 di KPU.

Hoax disampaikan melalui video yang memperlihatkan Megawati sedang melakukan konferensi pers. Dalam video tersebut Megawati memberikan ucapan terima kasih kepada rakyat yang telah memberikan dukungannya kepada Prabowo. 

Beliau juga berharap Prabowo dapat meneruskan tugasnya sebagai presiden Republik Indonesia.

Faktanya, informasi itu tidak benar. Video tersebut telah disunting seolah-olah Megawati benar memberikan dukungan kepada Prabowo. 

Sebenarnya dalam video asli, Megawati memberikan ucapan terima kasih kepada rakyat Indonesia atas dukungannya kepada Jokowi dan berharap bisa meneruskan tugasnya sebagai presiden Republik Indonesia.

Sayap kanan PDIP, Banteng Muda Indonesia telah melaporkan sebuah akun Facebook ke Bareskrim Polri. Akun tersebut diduga menyebarkan hoax seolah-olah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengakui klaim kemenangan Prabowo Subiatno dalam Pilpres 2019.

Loading...

"Kami sebagai kader merasa keberatan dengan posting-an itu, karena itu sebuah hoax yang seolah-olah Ibu mengakui kemenangan 02," kata Ketua Bidang Hukum Banteng Muda Indonesia (BMI) Ronny Berty Talapessy, Minggu (21/4/2019).

Ronny datang ke Bareskrim Polri bersama Direktur LBH BMI William Panjaitan. Ronny mengatakan posting-an hoax itu meresahkan kader-kader PDIP.

"Karena kita tahu Ibu tidak pernah menyampaikan seperti itu, maka kita sampaikan ke polisi," ucapnya. 

Ada juga hoax soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Dirut PLN Sofyan Basir yang menjadi tersangka KPK. Padahal menurut Kominfo, faktanya adalah hal tersebut tidak benar.

Presiden Jokowi tidak menjadi tersangka dari kasus apapun saat ini, dan yang menjadi tersangka hanyalah Dirut PLN Sofyan Basir.

Kominfo memastikan 17 kabar itu berita bohong alias hoax, periode 24 April 2019, sebagai berikut:

1. Hasil perolehan di KPU pusat sudah mencapai 75 persen
2. Presiden Joko Widodo bersama Dirut PLN Sofyan Basir yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK
3. Setelah Rekapitulasi perolehan suara KPU dipindahkan ke excel terjadi perbedaan
4. Lama entry data KPU karena pemenang sesungguhnya 02 
5. ISIS Buatan Amerika Dan Israel Untuk Fitnah Islam
6. Megawati Ucapkan Selamat atas Kemenangan Prabowo di Pilpres 2019
7. Kartini Perempuan Pemuas Sex Belanda Sekarang Jadi Pahlawan
8. Masuk Ancol Gratis selama 6 Bulan 
9. Video KPK Tutup Mulut melihat KPU dan Panwaslu Ketahuan disogok pada Pilkada dan Pilpres
10. Pencurian Form C1 di Medan Denai
11. Kertas Suara Pemilu Dibakar Seperti Sampah
12. Jangan Matikan TVOne Malam Ini 
13. Pengerahan Karyawan BUMN Ke GBK Disinyalir Sebagai Upaya Menyaingi Kampanye Prabowo
14. Mantan Petugas Entry Situng Bongkar Kecurangan Input Data KPU
15. Para Pejabat di Era Jokowi Sosialisasi Manfaat Miras
16. Di Markas PBB Hanya Bendera Saudi yang Tidak Pernah Setengah Tiang
17. Akan ada aksi sweeping dari ormas Forum Betawi Rempug 

Loading...
Loading...