Rabu, 24 April 2019 22:14 WITA

"Setelah Negosiasi Berdarah-darah," Ini Kabar Gembira bagi Jemaah Haji

Editor: Abu Asyraf
Suasana perekaman biometrik untuk jemaah haji

RAKYATKU.COM - Ada kabar gembira bagi jemaah haji tahun ini. Perekaman biometrik tidak lagi menjadi syarat pembuatan visa haji.

Kabar itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar pada pembekalan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Rabu sore (24/4/2019).

"Setelah negosiasi berdarah-darah, akhirnya perekaman biometrik dihentikan," kata dia seperti dikutip dari Jawapos.com.

Menurut dia keputusan terbaru dari pemerintah Arab Saudi tersebut sangat memudahkan CJH di Papua dan Papua Barat. Sebab sampai saat ini Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel selaku operator perekaman biometrik belum membuka perwakilan di dua provinsi tersebut.

Loading...

"Sehingga ada CJH yang harus terbang sampai ke Makassar untuk melakukan perekaman biometrik," kata dia.

Sebagai gantinya ada dua opsi untuk perekaman biometrik. Kemungkinan dilakukan di asrama haji atau di bandara saat kedatangan. 

Nizar juga mengatakan Kemenag juga masih negosiasi perluasan implementasi jalur cepat atau fast track kedatangan jemaah di Saudi. Harapannya, jemaah dari Embarkasi Solo dan Surabaya tahun ini bisa merasakan fast track.

Loading...
Loading...