Rabu, 24 April 2019 20:39 WITA

Besok, Pemprov Sulsel-BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Penulis: Yuniastika Datu
Editor: Abu Asyraf
Besok, Pemprov Sulsel-BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel, Andi Hasdullah

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait perlindungan informasi dan transaksi elektronik. 

Penandatanganan MoU tersebut rencananya akan dilakukan langsung Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah beserta seluruh bupati dan wali kota se-Sulsel di Hotel Four Points Sheraton, Makassar, Kamis, (25/4/2019).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel, Andi Hasdullah selaku leading sector kegiatan ini menjelaskan, selain penandatanganan MoU, juga akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kadis Kominfo SP Provinsi Sulsel, Kominfo kabupaten/kota serta kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) terkait, dan BSSN.

Kerja sama ini terkait penerapan tanda tangan elektronik untuk dokumen-dokumen pemerintahan. Juga akan dirangkaikan dengan Jambore Inovasi Pelayanan Publik 2019.

Andi Hasdullah mengatakan, penandatanganan MoU dan PKS yang akan dilaksanakan ini merupakan terobosan yang pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia.

"Ini satu terobosan yang kita lakukan dimana Pemprov Sulsel dapat melibatkan seluruh kabupaten/kota secara serentak yang pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia," ungkap Andi Hasdullah, Rabu (24/4/2019).

Besok, Pemprov Sulsel-BSSN Teken MoU Perlindungan Informasi dan Transaksi Elektronik

Menurutnya, ada hal penting yang akan dicapai dari kegiatan tersebut. Pertama, adalah munculnya pemahaman dan kesadaran pemerintah daerah bahwa security sistem TIK sangat penting dan strategis.

Loading...

"Jika sistem IT yang sudah dirancang menggunakan yang anggaran cukup besar tidak dilengkapi dengan security sistem yang baik, bisa lumpuh dalam sekejap jika ada serangan hacker," ungkapnya.

Lebih jauh dia mengemukakan, BSSN mengapresiasi upaya Dinas Kominfo SP Sulsel yang selama ini memberi perhatian pada sistem keamanan siber. Karenanya, instansi tersebut akan diberi bantuan berupa satu paket peralatan honypod yang bisa menangkal serangan hacker terhadap sistem IT pemerintah.

"Jadi kalau ada serangan hacker, bisa dialihkan ke hanypod. Semacam penangkal. Kita sudah siapkan satu ruangan untuk peralatan tersebut," ungkapnya.

Selain itu, Pemprov Sulsel pada tahun 2020 mendatang juga mendapatkan satu paket kegiatan berupa pembentukan Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Jadi kalau ada serangan IT atau kerusakan sistem, sudah ada tim nantinya yang bisa menanggulangi.

Khusus untuk penerapan dan tindak lanjut tanda tangan elektronik, Andi Hasdullah menekankan, MoU ini dipastikan terkait dengan tanda tangan digital tidak ada lagi  kabupaten/kota yang ketinggalan.

"Untuk kesiapan kegiatan besok, Rabu (25/4/2019) tim advance dari BSSN sudah berada di Makassar untuk bersama-sama mempersiapkan acara ini," tuturnya.

Loading...
Loading...