Rabu, 24 April 2019 12:34 WITA

"Saya Dulu Pria Loh Kak," Pak Dokter Kalap, Lalu Cekik dan Mutilasi Pasangan Kencannya

Editor: Aswad Syam
Nina Surgutskaya

RAKYATKU.COM, RUSIA - Malam sudah larut, ketika sebuah bel berbunyi di sebuah rumah di Kursk, Rusia.

Nina Surgutskaya (25), membuka pintu. Dia melihat Dokter Mikhail Tikhonov (27), berdiri dengan gagah. Dokter membuka mantel, Nina meraihnya, dan menggantung mantel sang dokter di gantungan yang tersedia.

Nina menggandeng sang dokter menuju meja yang dipenuhi botol dan gelas minuman. "Malam ini, kita pesta. Aku hanya untukmu," ujar Nina menuangkan minuman ke gelas sang dokter.

Usai pesta minum, seperdua malam itu, mereka habiskan dengan mengumbar birahi di atas tempat tidur. Namun sang dokter merasakan ada sesuatu yang lain.

Sesuatu yang beda dia rasakan ketika dia intim dengan pasangan-pasangan wanitanya sebelumnya.

"Nina, kok itunya beda ya?" tanya dr Tikhonov yang berbaring di samping Nina.

"Aku dulu pria kak. Aku mengubah alat kelaminku, karena sebagian besar jiwaku adalah wanita," aku Nina.

"Apa!!!???" dr Tikhonov setengah berteriak. Dia menepuk-nepuk jidatnya.

Loading...

Sejurus kemudian dia bangkit, lalu mencengkram batang leher Nina. "Kau menipuku, dasar..." Tikhonov mempererat cengkeramannya.

Nina mencoba berbicara, namun suaranya tercekat. Tangannya menggapai-gapai, sebelum kemudian lemas dan diam. Nina tewas.

Melihat Nina terbunuh, dr Tikhanov bingung. Bagaimana cara menghilangkan jejak. Akhirnya dia terpikir untuk memutilasi korban.

Dia lalu memasak tubuhnya dan membuangnya ke toilet.

Ibu korban kemudian melaporkan anaknya hilang kepada polisi.

Polisi kemudian mendapati, dr Tikhonov adalah orang terakhir yang berkomunikasi dengan korban. Dokter itu lalu dibekuk.

Dilansir dari Mail Online, penyidik kepolisian mengatakan, "Di depan polisi, Tikhonov bercerita. Malam itu, Nina mengundangnya datang ke apartemen. Mereka kemudian meminum alkohol dan mulai berhubungan intim. Saat itulah pelaku menyadari bahwa pasangan kencannya itu dulunya adalah laki-laki."

Loading...
Loading...