Rabu, 24 April 2019 08:23 WITA

Cerita Pilu Ayah yang Harus Memilih Anak Mana yang Akan Diselamatkan di Sri Lanka

Editor: Suriawati
Cerita Pilu Ayah yang Harus Memilih Anak Mana yang Akan Diselamatkan di Sri Lanka
Matthew Linsey

RAKYATKU.COM - Seorang ayah mengungkapkan momen memilukan ketika harus memilih anak mana yang akan dia selamatkan dalam pemboman di Sri Lanka.

Matthew Linsey, 60 tahun mengatakan bahwa dia terpaksa membuat keputusan yang menyayat hati, dan menolong salah satu anaknya yang terluka. Namun sayang, takdir berkata lain karena kedua anaknya pada akhirnya meninggal dunia.

Anaknya bernama Amelie Linsey, 15 tahun, dan Daniel Linsey, 19 tahun. Keduanya terluka parah ketika dua pembom bunuh diri menghantam Hotel Shangri-La di ibu kota Kolombo.

Matthew telah menceritakan bagaimana dia membawa Daniel dari restoran Table One dan meninggalkan Amelie karena menganggap bahwa gadis itu menderita cedera yang kurang serius.

Matthew sendiri sedang terluka oleh pecahan peluru pada saat itu. Dia mengatakan bahwa dia mencoba untuk menyelamatkan Daniel dan membawanya ke rumah sakit. Namun dia meninggal di sana.

Kesedihan ayah itu bertambah berkali lipat ketika dia mengetahui bahwa Amelie juga telah meninggal karena luka-lukanya.

Loading...

Keluarga ini berasal dari London dan sedang menikmati liburan di Sri Lanka ketika serangan terjadi.

Daniel adalah seorang pekerja amal yang telah menjadi sukarelawan di sebuah panti asuhan di Ethiopia. Dia juga sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke Universitas.

Sementara Amelie adalah murid di Sekolah Godolphin dan Latymer di Hammersmith.

Istri Matthew Linsey, Angelina, dan dua anak lainnya, David, 21 tahun, dan Ethan, 12 tahun, sedang berada di Inggris pada saat ledakan.

Loading...
Loading...