Selasa, 23 April 2019 18:42 WITA

Diblokir Kemenkominfo, Jurdil2019.org Umumkan Cara Baru Buka Situs

Editor: Abu Asyraf
Diblokir Kemenkominfo, Jurdil2019.org Umumkan Cara Baru Buka Situs

RAKYATKU.COM - Situs pemantau pemilu, Jurdil2019.org tak kehabisan akal. Diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), mereka mengumumkan cara baru untuk melihat hasil real count pilpres.

Hari ini, Selasa (23/4/2019), situs tersebut tidak bisa lagi dibuka. Sehari sebelumnya, masih bisa dilihat untuk provider tertentu. 

"Benar, sudah kami sampaikan permintaan blokir kepada internet service provider dan sudah ada yang mulai diblokir sejak kemarin malam," kata Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu.

Nando, sapaan Ferdinandus Setu, mengatakan laman Jurdil2019.org dinilai telah melanggar aturan yang ditetapkan oleh Bawaslu. Meskipun telah mendapat sertifikasi, Jurdil2019.org terdaftar sebagai situs pemantau pemilu, bukan situs yang menyediakan info terkait hasil pemilu. 

"Ternyata situs itu menyebarkan informasi seputar hasil perhitungan suara, sehingga terjadi pelanggaran," kata Nando.

Selain Jurdil2019.org, terdapat satu lagi situs terkait pemantau pemilu yang izinnya dicabut oleh Bawaslu, yakni Jurdil2019.net. 
Anggota Bawaslu Mochammad Afif menyebut, jika situs Jurdil2019 menampilkan proses hitung cepat, maka hal itu harus atas seizin KPU, bukan lagi Bawaslu. 

"Kalau dia melakukan aktivitas yang sifatnya quick count sebagaimana di YouTube mereka, quick count-quick count, maka itu urusannya bukan dengan Bawaslu, tapi dengan KPU yang sifatnya survei quick count, real count, perizinannya itu di KPU,” kata Afif. 

Namun, pengelola Jurdil2019.org tak kehabisan akal. Kumpulan aktivis Alumni ITB 1973 bersama profesional IT dan Forum API tersebut menyampaikan cara pintas bagi masyarakat untuk tetap bisa mengakses hasil hitung cepat di laman Jurdil2019.

Caranya, menambahkan Plain VPN pada mesin pencarian Google Chrome. 

"Bagi masyarakat yang ingin tetap mendapatkan akses informasi Pilpres 2019 yang Jujur dan Adil dapat menggunakan browser Google Chrome dengan extension PlainVPN," tulisnya lewat Twitter.

Mereka juga menginformasikan cara akses melalui telepon seluler.

"Http://Jurdil2019.org tetap dapat melayani publik untuk mendapatkan informasi Pilpres 2019 yang Jujur dan Adil melalui handphone Android dan iPhone dengan menggunakan browser Opera Mini," lanjutnya.

Hingga hari ini, Jurdil2019.org tetap menampilkan hasil real count Pilpres. Prabowo-Sandi masih unggul dengan 60,2 persen. Sementara 38,1 persen suara untuk Jokowi-Ma'ruf. Ada 1,7 persen suara dinyatakan tidak sah.


 

Loading...
Loading...

Berita Terkait