Selasa, 23 April 2019 16:14 WITA

Danny Pomanto Lantik 14 Pejabat Pemkot Makassar, Ini Daftarnya

Editor: Nur Hidayat Said
Danny Pomanto Lantik 14 Pejabat Pemkot Makassar, Ini Daftarnya
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, melantik para pejabat eselon II di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Selasa (23/4/2019).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Gerbong mutasi Pemerintah Kota Makassar kembali bergerak. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan pelantikan yang berlangsung di Ruang Sipakalebbi, Balai Kota Makassar, Selasa (23/4/2019) menjadi lokomotif awal pergantian kabinet pada pemerintahannya tahun ini. 

Danny Pomanto, sapaan akrabnya, menyampaikan masih ada lagi pelantikan-pelantikan selanjutnya demi memperbaiki performa manajerial pemerintahan yang lebih baik lagi kedepan.

Mutasi pada sebuah struktur pemerintahan mengalir bagai air di sungai. Danny Pomanto menganalogikan mutasi seperti es putar yang beku bila tidak diputar dan akan cair bila terlalu sering diputar.

Namun metode pergantian struktur birokrasi yang dilakukan selama ini dinilai sudah tepat. Terbukti hal itu berdampak tradisi prestasi yang kian meningkat di tubuh Pemkot Makassar yang dinakhodainya itu.

Pemkot Makassar kembali dinobatkan sebagai pemerintahan terbaik nomor satu di Indonesia yang akan diterima 25 April nanti di Bayuwangi. Selain itu, pada akhir masa pemerintahannya juga mendapatkan Prasamya Purnakarya Nugeraha.

"Ini adalah puncak prestasi dari sebuah pemerintahan daerah. Artinya terbukti bahwa folosofi memutar es putar itu benar. Birokrat kita bekerja sangat baik walaupun belum sempurna," ucapnya.

Untuk eselon II, Danny Pomanto menjelaskan mereka yang dilantik adalah pilihan dari tiga birokrat terbaik yang berhasil melewati proses panjang lelang jabatan. 

Loading...

Menurutnya, inilah fase paling sulit. karena dirinya harus memilih satu di antaranya. "Begitu banyak pertimbangan-pertimbangan. Tapi kami bersyukur SKPD Kota Makassar telah melalui fase-fase teknis yang ditentukan oleh negara. Termasuk tes neurosains yang menjadi salah satu syarat yang harus dilalui," ungkapnya.

Tes meurosains adalah mempelajari sistem saraf atau sistem neuron seorang calon pejabat. Area studi mencakup struktur, fungsi, sejarah evolusi, perkembangan, genetika, biokimia, fisiologi, farmakologi, informatika, penghitungan neurosains dan patologi sistem saraf. 

Neurosains telah diaplikasikan di beberapa negara maju seperti Singapura dan Jepang. Di kota Makassar neurosains telah diatur oleh sebuah Perwali. Hal ini akan mengungkap seseorang tepat ditempatkan di satu jabatan atau tidak.

Danny Pomanto mengatakan, waktu pelantikan sengaja dipilih setelah Pemilu guna menghindari adanya anggapan bahwa susunan kabinet yang dibentuk untuk kepentingan politik. 

Berikut 14 pejabat eselon II yang dilantik:

1. Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Firman Hamid Pagarra;
2. Kepala Dinas UKM dan Koperasi, Harun Rani;
3. Kepala Dinas Perhubungan, Muh Iqbal Asnan;
4. Kepala Dinas Penataan Ruang, Nirwan Nisman Mungkasa;
5. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Suhartini;
6. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Andi Zulkifli Nanda;
7. Kepala Dinas Sosial, Akhmad Namsum;
8. Kepala Dinas Perpustakaan, Muhyiddin;
9. Kepala Dinas Kominfo, Ichwan Jacub;
10. Kepala Dinas PU, Hamka;
11. Kepala Balitbangda, Suwiknyo;
12. Kepala Dinas Pariwisata, Kamelia Thamrin Tantu;
13. Kepala Badan Kesbangpol, Andi Syahrum;
14. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset, Nur Kamarul Zaman.

Loading...
Loading...