Selasa, 23 April 2019 06:41 WITA

"Adikmu Juga Akan Memberi Hadiah ke Ayah," Biadab, Ibu Bantu Suami Perkosa Putrinya

Editor: Aswad Syam
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, SHANGHAI - Hari itu, Xinxin bersama adik laki-lakinya dan adik perempuannya, mengunjungi ayah dan ibunya di Shanghai. Selama ini, mereka tinggal bersama nenek mereka di Guizhou. Orang tua mereka bekerja di Shanghai.

Rumah yang mereka tempati hanya dua kamar. Xinxin tidur sekamar dengan adik laki-lakinya.

Suatu malam, Wang, sang ayah menindih tubuh Xinxin dan memperkosanya.

Bukan hanya itu, Zhang, sang ibu yang diharapkan melindungi Xinxin, ternyata ikut memegang tubuh Xinxin.

Usai pemerkosaan, Zhang mengatakan kepada Xinxin, di masa mendatang adik perempuan Xinxin yang masih kecil, juga akan memberi "hadiah" kepada sang ayah. 
Xinxin sempat kabur ke Biro Keamanan Umum dan mengatakan tidak ada keluarganya di Shanghai, dengan harapan polisi mengirimnya pulang ke Guizhou. 

Namun, polisi justru mengumumkan kehilangan dan Wang serta Zhang datang menjemput Xinxin.

Loading...

Selama 20 hari, Xinxin diperkosa berkali-kali oleh Wang. Saat Xinxin pulang ke Guizhou, di menelepon Xinxin agar tak melapor. Jika dia melapor, Wang mengancam akan membunuh semua keluarga.

Xinxin yang ketakutan, akhirnya memberi tahu kakek, nenek dan bibinya.

Bibi Xinxin akhirnya melaporkan Wang ke polisi. 

Kepada polisi, Xinxin juga mengaku pernah diperkosa pada saat berusia 10 tahun. Namun dia tidak melapor karena belum mengerti apa itu pemerkosaan.

Kejaksaan percaya, Wang dan Zhang, telah berulang kali memperkosa korban di bawah umur dengan kekerasan. Mereka dikenakan pelanggaran pasal 236, paragraf 1 dan 3 ayat 1 Hukum Pidana Rakyat Tiongkok. 
Wang diancam hukuman penjara 15 tahun, dan dicabut hak politiknya selama 5 tahun. Sedangkan istrinya, Zhang diancam 9 tahun penjara dan 1 tahun tak memiliki hak politik. 

Loading...
Loading...