Senin, 22 April 2019 17:10 WITA

Dipusatkan di Bira, Pelantikan KKB Diwarnai Tanam Pohon hingga Salat Berjemaah

Editor: Abu Asyraf
Dipusatkan di Bira, Pelantikan KKB Diwarnai Tanam Pohon hingga Salat Berjemaah
Ketua Umum KKB Andi Badi Soppeng dan panitia membahas rencana pelantikan di Bira.

RAKYATKU.COM - Pelantikan pengurus pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) periode 2019-2023 dikemas dengan serangkaian kegiatan. Acara dipusatkan di Pantai Tanjung Bira, Sabtu (27/4/2019). 

Ketua panitia pelantikan, Muh Carda Patawari mengatakan, pengurus akan dilantik Bupati Bulukumba, AM Sukri A Sappewali.

"Alhamdulillah, panitia terus bekerja keras melakukan persiapan untuk menyukseskan pelantikan pengurus Kerukunan Keluarga Bulukumba di Bira pekan ini," ujar Carda dalam keterangan tertulis yang diterima Rakyatku.com, Senin (22/4/2019).

Ketua Yayasan Tumassiana Cakra Abadi ini menjelaskan, pelantikan dirangkaikan penanaman pohon, bersih-bersih pantai, kunjungan ke kawasan Ammatoa, anjangsana ke panti asuhan, hingga acara santai main domino bersama. 

Tidak hanya itu, panitia juga mengagendakan salat magrib berjemaah di Islamic Dato Tiro Center, Bulukumba.

Rencananya, pelantikan pengurus KKB akan dihadiri ratusan pengurus dari berbagai wilayah di Indonesia. Rangkaian acara pelantikan berlangsung selama dua hari, 27-28 April 2019. 

Loading...

Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) periode 2019-2023, Andi Badi Sommeng mengatakan KKB adalah organisasi atau paguyuban bagi warga Bulukumba yang berdomisili di perantauan. 

Menurutnya, paguyuban ini adalah untuk mempersatukan warga Bulukumba perantauan. 

"Saya mengajak kepada seluruh warga Bulukumba yang ada di perantauan untuk bersama menjaga kebersamaan, eratkan silaturahmi, menjalin sinergi dengan pemerintah daerah khususnya Kabupaten Bulukumba dalam rangka ikut serta memajukan daerah asal kita," kata Andi Badi yang juga ketua IKA SMP Negeri 20 Bulukumba ini. 

Ia juga mengajak kepada seluruh warga Bulukumba untuk senantiasa menjaga hubungan baik dan kekerabatan sebagai model masyarakat yang menghargai kemajemukan sesuai dengan kearifan budaya Bulukumba. 

"Mari kita tetap menanamkan kearifan budaya Bulukumba yakni a’lemo sibatu, mali’ siparappe sipakainge’ sipakalebbi dalam kehidupan sehari-hari," tutupnya.
 

Loading...
Loading...