Senin, 22 April 2019 15:27 WITA

Luhut Telepon Prabowo Sambil Ketawa-Ketawa, Priyo: Minta Jatah Menteri?

Editor: Abu Asyraf
Luhut Telepon Prabowo Sambil Ketawa-Ketawa, Priyo: Minta Jatah Menteri?
Luhut Binsar Pandjaitan

RAKYATKU.COM - Utusan capres petahana Joko Widodo, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tertawa-tawa saat menelepon capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Benarkah Luhut minta jatah menteri?

Isu Luhut meminta untuk dijadikan menteri di kabinet Prabowo-Sandi muncul dalam cuitan di akun Twitter Sekjen DPP Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso.

"Betulkah LBP minta dijadikan menteri di kabinet Prabowo?" cuit Priyo yang mantan wakil ketua DPR RI asal Partai Golkar itu seperti dilihat Rakyatku.com, Senin (22/4/2019).

Cuitan itu menanggapi berita terkait rencana pertemuan antara Luhut dengan Prabowo. Semula, pertemuan dijadwalkan pada Minggu (21/4/2019). Namun, ditolak sejumlah petinggi BPN Prabowo-Sandi.

Tak hanya itu, para relawan yang saat ini berjibaku mengawal proses rekapitulasi di lapangan juga menyuarakan penolakan. 

"Pak Priyo Budi Santoso, salam untuk Pak Prabowo, jangan terima siapapun dari kubu sebelah dan jangan ditambah luka hati kami para relawan yang ikhlas tanpa bayaran. Kami hanya ingin pak Prabowo amanah dan istiqomah dengan perjanjian dengan ulama," komentar akun Rinai Hati Rahmadhani.

Loading...

Terpisah, Luhut mengaku sudah menelepon Prabowo. Namun, tidak disebutkan kapan pembicaraan itu berlangsung.

"Ya memang saya sudah telepon sama Pak Prabowo, bicara per telepon, ya kami kan teman. Bicara baik-baik ketawa-ketawa, ya kita janjian mau ketemu. Hari Minggu kemarin, tapi kemudian ada masalah teknis beliau agak sakit flu, kita reschedule," ujar Luhut Pandjaitan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin (22/4/2019). 

Perbincangan dengan Prabowo disebut Luhut sangat cair. Luhut juga menegaskan Prabowo sebagai sosok rasional.

Luhut juga mengaku sempat bernostalgia dengan Prabowo. Dia sekaligus meminta mantan danjen kopassus itu agar tidak terlalu mendengarkan pikiran-pikiran yang dianggap tidak jelas basisnya. 

Luhut mengaku Prabowo bersedia bertemu dirinya sambil makan bersama. Namun, jadwalnya belum ditentukan. "Kapan saja, kalau dia sehat ya besok, kalau nggak hari ini (bertemu)," ujar Luhut.
 

Loading...
Loading...