Senin, 22 April 2019 08:00 WITA

Analisis Klaim Prabowo Menang 62 Persen, Tim Jokowi: Bohong

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Analisis Klaim Prabowo Menang 62 Persen, Tim Jokowi: Bohong
Foto/Kumparan.

RAKYATKU.COM - Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Jokowi-Ma'ruf Amin menganalisis data klaim kemenangan Prabowo-Sandiaga Uno sebesar 62 persen. 

Dari data yang diterima TKN, diketahui kubu Prabowo hanya memasukkan sebagian dari hasil penghitungan suara di TPS sebagai prediksi hasil akhir.

Analisis itu dilakukan TKN di 'War Room', ruangan tempat TKN mengumpulkan C1 dari seluruh TPS yang kemudian direkap dan dianalisis.

"Direktorat Saksi ini sempat diteror berita kemenangan Prabowo 62 persen. Datanya kami kupas, kami analisis, ternyata kami menemukan seperti ini," kata  Wakil Direktur Direktorat TKN, Luman Edy.

Edi mencontohkan di Lampung. Ternyata, kata Edi, kubu Prabowo-Sandi hanya memasukkan data 30 TPS dari seluruh TPS yang ada di Lampung. 

"Di Provinsi Lampung entry data kami sudah (lakukan) 50 persen. Bahwa angka kami 57,6 persen di Lampung, Prabowo Sandi 42,33," kata Lukman.  

Loading...

"Kami kupas yang klaim 62 persen, di sana ternyata kami (01) dibuat 40,91 persen menang 02 59,09 persen. Ternyata setelah kami lihat, bohong, dia hanya memasukkan 30 TPS aja di Lampung," lanjutnya.  

Begitu pula di DKI Jakarta. Dari 40 persen rekapitulasi suara yang masuk, perolehan suara Jokowi-Ma'ruf tidak jauh berbeda dengan real count KPU dan quick count mayoritas lembaga survei. 

"DKI Jakarta juga seperti itu, kami sudah hampir 40 persen entri data. Data kami hampir sama dengan temuan di real count KPU dan quick count 3 lembaga survei. TKN 55,4, real count KPU 54,2, sementara di dua lembaga survei lain 51,74 dan 51,9. Kami menang di Jakarta," kata dia.  

"Sementara pihak sebelah nyatakan menang di Jakarta. Setelah kami lihat hanya 300 TPS dimasukkan. Sekali lagi ini kebohongan kedua," tutup Lukman.

Loading...
Loading...