Senin, 22 April 2019 06:30 WITA

Bupati Mundur karena Jokowi Kalah, Kubu Prabowo Bilang Begini

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Bupati Mundur karena Jokowi Kalah, Kubu Prabowo Bilang Begini
Sudirman Said. Ist

RAKYATKU.COM - Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, ikut berkomentar mengenai mundurnya Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution.

Sudirman menganggap mundurnya Dahlan sebagai bukti adanya keterlibatan aparat pemerintah daerah dalam upaya pemenangan Jokowi.

“Ini adalah contoh bahwa memang aparat mengalami tekanan-tekanan, tidak mungkin tidak ada masalah kalau dia tidak mundur. Jadi tiba-tiba mundur ini suatu yang harus dikajilah,” kata Sudirman.

Sudirman sudah membaca surat pengunduran diri tersebut. Ia merasa prihatin bila surat itu bukan hoaks. 

Sebab, surat pengunduran diri membuat kecurigaan keterlibatan aparat dalam pemenangan Jokowi semakin besar.

Loading...

“Mudah-mudahan suratnya benar bukan hoaks, tetapi kalau itu terjadi itu kita perlu prihatin juga, sebabnya apa kok tidak sesuai harapan kemudian mundur. Apakah ada janji, apakah ada perjanjian bahwa harus menang kalau kalah kemudian mundur,” bebernya, dikutip Kumparan.

Lebih lanjut, Sudirman merasa mundurnya Bupati Madina sebenarnya hanya rangkaian dari berbagai peristiwa yang terjadi selama Pilpres 2019. Hal itu, kata Sudirman, bisa dikategorikan dugaan kecurangan yang masif dari aparat.

“Dan ini adalah rangkaian peristiwa-peristiwa yang saya sebut sebagai secara masif muncul di mana-mana. Bupati Nias Selatan, ada bupati di Lampung marah-marah sudah nunggu tapi surat suaranya ternyata nggak ada,” ungkap Sudirman.

“Jadi ini suasana yang betul-betul menimbulkan keprihatinan, malah bisa mengarah pada kegentingan dan saya kira kita tidak ingin ini terus berlanjut,” tambahnya.
 

Loading...
Loading...