Minggu, 21 April 2019 16:42 WITA

Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri

Editor: Abu Asyraf
Jokowi Kalah, Bupati Mandailing Natal Mengundurkan Diri
Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution

RAKYATKU.COM - Langkah berani diambil Bupati Mandailing Natal, Sumatera Utara, H Dahlan Hasan Nasution. Dia mengajukan pengunduran diri sebagai bupati kepada Presiden Joko Widodo.

Surat pengunduran diri Dahlan Hasan Nasution beredar luas di media sosial. Dia mengajukan pengunduran diri karena gagal memenangkan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di wilayahnya.

Surat pengunduran bupati itu tertanggal 18 April 2019 dan bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019. Surat tersebut langsung ditujukan kepada Presiden RI, Joko Widodo dan ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri dan Menko Perekonomian. 

Dikutip dari Antara, Dahlan menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pembangunan di Mandailing Natal cukup signifikan. Dia menyebut antara lain pembangunan Pelabuhan Palimbungan, rumah sakit, lanjutan pembangunan jalan Pantai Barat, dan rencana pembangunan Bandar Udara Bukit Malintang. 

Dia mengaku sudah bekerja keras meyakinkan masyarakat Mandailing Natal. Dia bersosialisasi bersama putra daerah dan kalangan ulama, baik yang berdomisili di Medan maupun Jakarta, namun belum berhasil mengubah pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan. 

"Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai bupati Madina," tulisnya.

Pada akhir suratnya, Dahlan Hasan mengaku siap mendukung segala pembangunan meski dia sudah tidak menjabat sebagai bupati. Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina, Muktar Afandi Lubis membenarkan surat pengunduran diri tersebut.

Berikut isi lengkapnya:

Loading...

Dengan hormat, kami maklum kepada Bapak bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 di Mandailing Natal Sumatera Utara berjalan lancar, aman dan terkendali. Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan.

Perlu kiranya kami sampaikan kepada Bapak dalam 3 (tiga) tahun terakhir pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal cukup siginifikan antara lain Pelabuhan Palimbungan, Pembangunan Rumah Sakit, lanjutan Pembangunan Jalan Lintas Pantai Barat, Rencana Pembangunan Bandara Udara Bukit Malintang, Rencana Pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan setelah terbakar pada bulan Syawal yang lalu dan lain-lain.

Sejalan dengan uraian di atas dan mengingat pencerahan sudah cukup kami berikan kepada semua lapisan baik bersama beberapa putra daerah disertai ulama yang berdomisili di Jakarta/Medan, namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai Pembangunan, untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya kepada Bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal.

Perlu kiranya kami tambahkan walaupun kami nantinya tidak menjabat lagi sebagai Bupati, namun kami tetap Setia kepadaBapak dan berjanji siap membantu Bupati sepenuhnya manakala diperlukan.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian Bapak diucapkan terima kasih. Kami mendoakan kiranya Allah SWT selalu melindungi Bapak dan memberikan kekuatan sehingga mampu mempersembahkan kemajuan untuk Republik Indonesia, Amin.

Bupati Mandailing Natal, cap dan ditandatangani.

Tembusan: Bapak Menko Perekonomian RI Jakarta 
 

Loading...
Loading...