Minggu, 21 April 2019 09:51 WITA

Tiga Polisi Petugas Pemilu di Gowa Masuk RS, Satu Jatuh dari Motor

Penulis: Muh. Ishak Agus
Editor: Abu Asyraf
Tiga Polisi Petugas Pemilu di Gowa Masuk RS, Satu Jatuh dari Motor
Ipda Laode Antagi, salah satu korban pemilu 2019.

RAKYATKU.COM,GOWA - Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Gowa tentu memiliki cerita suka maupun duka di balik penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

Cerita duka tersebut berasal dari salah satu anggota kepolisian dari BKO SPN Batua Polda Sulsel yang bertugas mengamankan pemilu di Kabupaten Gowa. 

Personel tersebut bernama Ipda Laode Antagi. Dari pengakuannya, Ipda Laode menjelaskan, saat itu dirinya akan berangkat untuk melakukan patroli keliling. Namun, saat melintas di Jalan Tun Abdul Razak, ia terjatuh dari motornya yang menyebabkan lengan kanan dan punggungnya patah.

"Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 07.00 wita. Saat akan saya ingin melambung mobil yang berada di depan saya, saya langsung terjatuh. Kadang juga saya kurang tidur. Yang pastinya kami tetap berupaya menjalankan tugas negara ini. Mewujudkan pemilu damai dan sejuk," tutur Ipda Laode, Sabtu (20/4/2019).

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga meluangkan waktunya menjenguk anggotanya yang kini dirawat di RS Bhayangkara Kota Makassar. 

Ada tiga personel yang dijenguk Kapolres Gowa. Dari informasi yang dihimpun, ketiga personel yang kini terbaring sakit tersebut merupakan para personel yang terlibat dalam pengamanan Pemilu di wilayah Kabupaten Gowa. Dua di antaranya merupakan personel BKO dari Polda Sulsel, sedangkan yang satunya adalah personel Polsek Bungaya.

Loading...

Dikatakan Kapolres, kunjungannya tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral, sekaligus untuk memberikan motivasi kepada para personel. 

"Kami juga mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi pelaksanaan tugas yang telah dilakukan sehingga wilayah Gowa hingga saat ini masih aman dan kondusif pasca proses pemungutan suara 17 April lalu," kata Shinto Silitonga.

Kondisi ketiga personel tersebut diketahui hingga saat ini masih dalam penanganan dokter secara intensif. Salah satunya mengalami pergeseran tulang pasca kecelakaan tunggal saat hendak melaksanakan apel. Sedangkan yang lainnya mengalami infeksi paru dan gejala DBD.

"Kami berharap, dengan penanganan dokter yang diberikan, semoga ketiga personel ini lekas diberi kesembuhan dan dapat beraktivitas kembali," harap Shinto Silitonga.

Loading...
Loading...