Minggu, 21 April 2019 08:42 WITA

Bercanda Bawa Bom, Penumpang Lion Air Diturunkan dari Pesawat

Editor: Abu Asyraf
Bercanda Bawa Bom, Penumpang Lion Air Diturunkan dari Pesawat
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM,DELI SERDANG - Insiden kecil terjadi dalam penerbangan Lion Air JT-303 dari Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Seorang penumpang laki-laki berinisal MT (50) diturunkan dari pesawat, Sabtu (20/4/2019). Dia batal diterbangkan ke Jakarta.

Pria itu bercanda mengaku membawa bom dalam tasnya. Hal itu dia ungkapkan saat ditanya awak kabin. Salah seorang awak kabin curiga dengan barang bawaannya sehingga bertanya. Dua kali kru bertanya dan dijawab ada bom. 

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pertanyaan ini merupakan standar security question berdasarkan hasil pengamatan atau profiling terhadap barang yang dibawa penumpang ke kabin.

Dalam upaya menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, awak pesawat, petugas layanan darat, petugas keamanan beserta pihak terkait berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan berdasarkan standar penanganan ancaman bom.

"Dengan kerja sama yang baik antara awak pesawat, petugas layanan di darat serta petugas keamanan, maka proses pemeriksaan dapat diselesaikan secara teliti, tepat, dan benar," jelas Danang dalam keterangan tertulisnya.

Loading...

Hasil pemeriksaan adalah tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain mencurigakan di dalam bagasi atau barang bawaan MT, yang dapat berpotensi membahayakan penerbangan.

Namun, Lion Air memutuskan tidak memberangkatkan MT. Laki-laki ini diserahkan ke pihak avsec bandar udara dan kepolisian untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Lion Air memastikan bahwa pesawat dinyatakan aman dan dapat diterbangkan kembali. Penerbangan JT-303 lepas landas dari Kualanamu pukul 13.20 WIB dari jadwal seharusnya pada 11.50 WIB. Pesawat telah mendarat di Soekarno-Hatta pada 15.16 WIB.

Lion Air mengimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau atau bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. 

Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan tindakan melanggar hukum dan akan diproses.
 

Loading...
Loading...