Sabtu, 20 April 2019 17:03 WITA

Video Pria Hancurkan TV karena Kesal Prabowo Kalah di Quick Count

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Video Pria Hancurkan TV karena Kesal Prabowo Kalah di Quick Count
Potongan video pria hancurkan televisi. Ist

RAKYATKU.COM - Beredar video seorang pria mengamuk dan membanting televisinya sendiri. Dia mengaku kesal saat menyaksikan hasil quick count atau hitung cepat.

Dalam video yang viral tersebut, seorang pria mengangkat televisinya yang berbentuk flat, menjatuhkannya ke lantai lalu menginjak-injaknya. Setelah itu, dia membawa televisi itu dan membantingnya di luar rumah.

Pria di dalam video itu adalah seorang pedagang di Tarok City, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, bernama Fajar Purnama Putra (29). 

Fajar yang mengaku sebagai pendukung fanatik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kecewa karena hasil perolehan suara dalam quick count yang ditayangkan di televisi menunjukkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno kalah.

Video kekecewaan Fajar yang direkam saudaranya itu mendadak viral di media sosial. Belakang diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/4/2019) malam.

"Saya kecewa hasilnya berbeda. Televisi yang menayangkan juga tidak konsisten. Awalnya Prabowo yang menang, kemudian diganti dengan Jokowi yang menang. Saya lihat, makanya saya tidak percaya hasil itu dan kecewa," kata Fajar.

Tindakan Fajar itu ternyata mendapat dukungan dari istrinya yang juga fanatik pada Prabowo. Sang istri tidak marah dan malahan mendukung tindakan sang suami. 

Loading...

"Istri saya tidak marah karena kami sama-sama pendukung Prabowo," ungkap Fajar kepada Kompas.com, Kamis (18/4/2019).

Fajar mengaku awalnya dirinya tidak tahu akan direkam oleh adiknya. Namun setelah adiknya mengunggahnya ke media sosial, dirinya baru mengetahuinya. 

"Saat itu, saya sedang emosi dan tidak tahu sedang direkam. Setelah masuk media sosial, saya baru tahu," bebernya.

Meski televisinya akhirnya rusak, Fajar mengaku tidak menyesal karena menurut dia, itu bentuk kecintaanya kepada Prabowo dan Sandiaga. 

"Saya buktikan, saya tak takut rugi televisi. Saya sangat ingin Pak Prabowo jadi presiden," pungkasnya.

Loading...
Loading...