Sabtu, 20 April 2019 15:32 WITA

Cemburu Mantan Istrinya Didekati, Tarmiadi Tikam Sepupunya

Editor: Aswad Syam
Cemburu Mantan Istrinya Didekati, Tarmiadi Tikam Sepupunya
Ilustrasi

RAKYATKU.COM, BANDARA LAMPUNG - Kamis, 18 April 2019. Udin tengah mengobrol dengan Masayih, janda yang diceraikan suaminya. Keduanya tampak akrab, diselingi canda tawa di kediaman Masayih, di Jalan Pangeran Mangkubumi, RT 3 LK I, Gang Cempaka, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung.

Udin siang itu mengungkapkan keinginannya, untuk mempersunting Masayih. Keinginan Udin, tampaknya tak bertepuk sebelah tangan.

Namun, keceriaan keduanya tak lepas dari pengawasan sepasang mata yang memerah. Dia adalah Tarmiadi. Mantan suami Masayih.

Dia datang ke rumah itu pakai ojek. Ketika Masayih masuk ke dapur untuk membuat kopi, tiba-tiba Tarmiadi masuk ke ruang tamu, menemui Udin.

"Ayo keluar, kita bicara," ujar Tarmiadi.

Itu tak lepas dari pendengaran Suwirat, bibi Masayih yang tengah berbaring di sofa ruang tamu rumahnya, di sebelah rumah Masayi.

"Kenapa dekati mantan istri saya. Kau mau nikahi dia ya?" tanya Tarmiadi.

Belum sempat Udin menjawab, sebuah tikaman di dada kirinya. "Aduuh...." demikian rintihan Udin yang sampai di gendang telinga Suwirat.

Loading...

Wanita itu kemudian keluar, dia melihat Udin terkapar bersimbah darah di teras. Sementara Tarmiadi melarikan diri setelah membuang pisaunya.

Suwirat minta tolong. Warga berdatangan dan mencari ambulans. Namun karena tak ada, seorang warga yang memiliki mobil, mengeluarkan mobilnya. Namun, dalam perjalanan, Udin mengembuskan napas terakhirnya. Dia meninggal karena kehabisan darah.

Dua hari dalam pelarian, Tarmiadi dibekuk tadi malam oleh tim gabungan Polsek Tanjung Karang Barat berserta Polresta Bandar Lampung. Tarmiadi dibekuk di Serang, Provinsi Banten.

Kapolsek Tanjung Karang Barat Kompol Harpan mengatakan, pelaku yang diketahui bernama Tarmiadi ini tertangkap saat melarikan diri ke Serang.

"Iya sudah ketangkap, ini lagi dibawa ke Lampung," ungkap dia sebagaimana dilansir dari Kumparan, Sabtu (20/4/2019).

Kepala Lingkungan I Jalan Pangeran Mangkubumi RT 3 LK I Gang Cempaka Kelurahan Gunung Agung, Khairi Masri, mengatakan, korban dan pelaku masih sepupu. "Ayah mereka masih bersaudara," ujar Khairi.

Loading...
Loading...