Sabtu, 20 April 2019 13:21 WITA

Usai Bunuh Caleg, Bu Dosen Nyaris Bunuh Diri

Editor: Aswad Syam
Usai Bunuh Caleg, Bu Dosen Nyaris Bunuh Diri
Almarhum Sugimin (kiri), dibunuh dengan racun tikus yang dimasukkan ke dalam kapsul obat diare.

RAKYATKU.COM, WONOGIRI - N (41), sangat kesal. Sugimin (51) tak kunjung juga menikahinya. Padahal, anggota DPRD Sragen yang kembali mencalonkan diri dengan mengendarai Partai Golkar itu, sudah pernah berjanji kepadanya. 

Faktor mereka masih memiliki pasangan masing-masing yang jadi penghambat, keduanya meresmikan hubungan mereka, setelah dua tahun berselingkuh.

Selain itu, tekanan dari korban kepada pelaku, agar menyediakan uang Rp750 juta untuk biaya nyaleg, juga membuat dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Kediri itu, semakin tertekan. Pasalnya, jika tak menyediakan uang, korban mengancam akan menculik anaknya.

N lantas membeli racun tikus, lalu membubuhi kapsul obat diare korban. Kapsul itu diminumkan kepada korban saat berkeliling dengan mobil sewaan di Wonogiri.

Usai meminumkan obat, agar bereaksi, mereka terus berkeliling. Hingga kemudian racun bereaksi. Saat racun bereaksi, korban dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal di pinggir jalan.

Usai diautopsi, terungkap korban meninggal karena diracun. N kemudian diamankan. Saat akan diamankan, N nyaris bunuh diri. Untung digagalkan petugas.

Loading...

"Tersangka berupaya bunuh diri. Jadi jangan diwawancara dulu," ujar Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya kepada wartawan.

Sugimin (51), tewas di pinggir jalan di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jateng, pada Selasa (16/4/2019). 

Saat tewas, dia masih mengenakan kemeja Golkar. Sugimin memang caleg petahana dari partai beringin rimbun itu di Sragen. Saat ini duduk di Komisi III DPRD Sragen periode 2014-2019.

Sebelum meninggal, pelaku dan korban tinggal bersama di Wonogiri sejak 11 April 2019, hingga hari pembunuhan.

Loading...
Loading...