Sabtu, 20 April 2019 10:42 WITA

"Aku Tersenyum Bukan Berarti Bahagia," Postingan Pelaku 2 Hari Sebelum Bunuh Janda Cantik

Editor: Aswad Syam
Postingan medsos Indra Anugrah Saputra (kiri), saat dibekuk Jatanras Polrestabes Makassar (kanan).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Dua hari sebelum melakukan pembunuhan terhadap janda cantik beranak satu, Rosalina Kumala Sari (18), pelaku sempat aktif bermedia sosial.

Dia memajang foto di linimasa Facebook-nya @Ndraa. Mengenakan baju hitam (baju yang sama dia kenakan saat ditangkap Jatanras Polrestabes Makassar), dia tampak berfoto selfie, tertawa ke kamera.

Tampak deretan kawat giginya. Di bagian mata, diberi emoticon air. Di atas kepalanya adalah tulisan @morningbastard.

Tampaknya itu diambil dari kamar salah satu wisma atau hotel. Kelihatan dari tempat tidur, serta meja kecil di samping tempat tidur, dengan pesawat telepon di atasnya. Ada sandal jepit merah di depan meja tersebut. Di atas kasur tampak sebuah remote TV.

Foto tersebut diunggah pukul 05.48 Wita pada Selasa, 9 April 2019.

Dia memasang caption untuk foto tersebut. Bunyinya, "Aku tersenyum di depan kalian, bukan berarti aku benar² bahagia. Hanya saja kalian tidak pernah tau begitu banyak luka yang selalu aku sembunyikan:(."

Loading...

Itu postingan terakhir Indra Anugrah Saputra, sebelum diciduk Unit Jatanras Polrestabes Makassar. Akun Facebook tersebut yang digunakan pelaku saat menjajakan ponsel korban lewat media sosial. Polisi kemudian mengidentifikasinya, lalu melakukan penangkapan di Jl Galangan Kapal, pada Jumat dini hari, 19 April 2019.

Enam peluru dihadiahkan di kedua betis pelaku, saat hendak melawan petugas ketika diminta menunjukkan lokasi sepeda motor korban.

Pelaku menghabisi nyawa Rosalina Kumala Sari pada Kamis, 11 April 2019 lalu di kamar 209 Hotel Benhil Toddopuli. Pelaku emosi saat dibilangi "sundala", sehingga dia menikam korban berkali-kali dengan sangkur.

Jasad korban ditemukan roomboy bernama Irfan sekitar pukul 15.00 Wita, ketika hendak membersihkan kamar.

Loading...
Loading...