Sabtu, 20 April 2019 09:50 WITA

Ini CCTV Penampakan Korban dan Pelaku di Benhil Toddopuli

Editor: Aswad Syam
Ini CCTV Penampakan Korban dan Pelaku di Benhil Toddopuli
Rekaman CCTV penampakan korban dan pelaku di Benhil Toddopuli, Makassar.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Unit Jatanras Polrestabes Makassar, akhirnya berhasil membekuk pelaku pembunuhan terhadap Rosalina Kumala Sari (18), di Hotel Benhil Jl Toddopuli, Makassar, Kamis, 11 April 2019 lalu.

Pembunuhnya adalah teman sekaligus muncikari korban, Indra Anugrah Saputra (20). Aktivitas pelaku dan korban di resepsionis, terekam jelas di CCTV yang viral ber-watermark IG @makassar-iinfo.

Dalam rekaman CCTV itu, tampak jelas, pelaku tiba di meja resepsionis dengan mengenakan helm putih, mengenakan celana panjang. Dia lalu checking atas nama Dita, untuk jangka waktu 4 jam.

Setelah membayar, petugas resepsionis memberi kunci kamar 209. Pelaku sambil membawa tentengan dan sesekali memainkan ponselnya kemudian masuk ke arah kamar setelah menerima kunci. Dia sempat balik ke resepsionis, ketika resepsionis wanita itu menunjukkan arah kamar dengan tangan kirinya.

Tak berselang lama, muncul Rosalina Kumala Sari yang mengenakan piyama. Saat membuka pintu resepsionis, dia tampak memainkan ponselnya, tengah berkomunikasi dengan seseorang lewat pesan.

Lalu dengan jari-jari tangan kirinya, dia tampak merapikan rambutnya, sebelum kemudian ke meja resepsionis. Tangan kanannya memegang ponsel, juga kunci.

Saat resepsionis menunjukkan arah kamar, dia lalu memindahkan ponsel dan kunci ke tangan kirinya, giliran tangan kanannya merapikan rambutnya. Sambil melangkah masuk.

Loading...

Rekaman lainnya, diyakini setelah pembunuhan. Resepsionis pria yang berjaga, ketika pria berhelm yang checking melangkah keluar tanpa balik ke resepsionis. Beda saat masuk, kali ini dia mengenakan celana pendek. Terlihat ada tato di kaki kanannya.

Dia baru saja hendak membuka pintu, ketika petugas resepsionis menegurnya. Dia lalu berbalik ke arah resepsionis, menyerahkan kunci. Lalu melangkah pergi dan menghilang di balik pintu.

Sekitar pukul 15.00 Wita, seorang roomboy yang hendak membereskan kamar 209, dibuat kaget oleh sebuah tubuh bersimbah darah yang tertelungkup di atas kasur. Jasad wanita cantik itu ternyata adalah Rosalina Kumala Sari. Ada sekitar 27 tusukan di tubuhnya. Petugas kepolisian menemukan sangkur di bawah seprei, juga celana jins yang diduga milik pelaku.

Seminggu dalam pelarian, Jumat dini hari, 19 April 2019, Indra dibekuk di rumah tantenya di Jl Galangan Kapal. Jatanras Polrestabes Makassar berhasil membekuknya, setelah menelusuri sebuah akun yang menjual ponsel korban di grup jual beli online di Facebook.

Saat diminta menunjukkan lokasi sepeda motor korban yang dititip di rumah temannya, dia berusaha melawan petugas. Enam peluru kemudian menembus kakinya. Empat di kaki kanan, dua di kaki kiri.

Dari hasil interogasi, dia mengaku membunuh korban karena tersinggung dibilangi "sundala". Itu setelah mereka cekcok, karena tiba-tiba pelaku yang merupakan muncikari korban menyampaikan pembatalan salah seorang pelanggan, yang sudah membookingnya Rp700 ribu.

Loading...
Loading...