Sabtu, 20 April 2019 08:45 WITA

"Belumpa Makan 2 Hari Kodong," Rengekan Pembunuh Janda Cantik di Depan Polisi

Editor: Aswad Syam
Indra Anugrah Saputra, pembunuh Rosalina Kumala Sari di Wisma Benhil.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Di atas mobil bak terbuka, Indra Anugrah Saputra (20) tergolek lemah. Dua kakinya terbalut perban yang tebal. Ada warna merah memenuhi perban.

Mengenakan baju hitam, jinsnya terlihat melorot. Pembunuh Rosalina Kumala Sari (18) itu, hanya mengenakan celana boxer kuning.

"Kau bunuh orang to? Berapa kali kau tusuk?" tanya seorang petugas dengan nada tinggi.

"Tidak kutahuki pak, kulupami," jawab Indra dengan nada lemah.

"Darimana kau ambil itu sangkur. Di manako tinggal?" tanya petugas lagi.

"Di antang pak, blok 3," ujar Indra sambil meringis.

"Berapa kali kau tusuk?" kejar petugas lagi.

"Tidak kutahu pak, kulupami," jawab Indra.

"Di mana kau simpan itu sangkur?" tanya petugas lagi.

"Di bawah tempat tidur pak," jawab pria beristri dan beranak satu ini.

Loading...

Di akhir, Indra merengek minta makan. "Belumpa makan 2 hari kodong," pintanya ke petugas.

Indra dibekuk di kediaman tantenya di Jl Galangan Kapal. Dia terendus setelah menjual ponsel dan sepeda motor korban di grup jual beli Facebook.

Petugas kemudian mengendus dia berada di Jl Barukang. Dari situ ditelusuri tempat persembunyiannya.

Jumat dini hari, Indra akhirnya dibekuk oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar, saat terlelap di rumah tantenya.

Ketika diminta menunjukkan sepeda motor yang dia titip di rumah temannya, dia berusaha melawan petugas. Terpaksa petugas melumpuhkan kakinya dengan menembakkan 6 peluru. Empat peluru bersarang di kaki kanan, dua di kaki kiri.

Indra membunuh dengan sadis Rosalina Kumala Sari (18) pada Kamis, 11 April 2019 lalu. Janda cantik satu anak itu, tewas tertelungkup dengan 27 tusukan.

Jasad korban ditemukan roomboy Wisma Benhil Jl Toddopuli, saat akan membersihkan kamar 209.

Loading...
Loading...