Jumat, 19 April 2019 21:08 WITA

Harus Cek Darah, Presiden PKS Larang Sandi Ikut-ikutan Deklarasi Kemenangan

Editor: Abu Asyraf
Harus Cek Darah, Presiden PKS Larang Sandi Ikut-ikutan Deklarasi Kemenangan
Sandiaga Uno diperiksa kesehatannya di rumahnya, Jumat (19/4/2019).

RAKYATKU.COM - Kabar terbaru datang dari calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno. Kondisinya belum pulih sejak jatuh sakit pada Rabu (17/4/2019).

Hari ini, Sandiaga Uno mengunggah foto dirinya saat sedang menjalani pemeriksaan kesehatan. Dia tampak diperiksa dr Kartariadi Gandadinata di kediamannya.

"Hasilnya saya masih harus istirahat dan disarankan untuk cek darah esok hari," tulis Sandiaga Uno di akun Instagramnya, Jumat (19/4/2019). 

Akibat kondisi itu, Sandiaga Uno tidak bisa melakoni aktivitas rutinnya untuk sementara waktu, yakni jogging.

"Buat teman-teman yang biasanya ikut berlari pagi dan main basket di akhir pekan, saya terpaksa harus absen dulu hingga diperbolehkan oleh dokter," lanjut mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

"Selamat berakhir pekan semuanya. Sampaikan salam saya untuk seluruh keluarga dan kerabat. Tetap semangat!" tambah mantan ketua umum BPP Hipmi itu.

Loading...

Sandiaga sempat dibesuk Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman, Jumat pagi (19/4/2019) di kediamannya.

Dalam kesempatan itu, Sohibul Iman menyarankan Sandi agar tidak perlu ikut-ikutan merayakan kemenangan seperti yang dilakukan Prabowo Subianto.

"Awalnya kan flu tapi kelihatan imunitasnya menurun, makanya saya bilang istirahat saja tidak usah perlu hiruk-pikuk sekarang," kata Sohibul di kediaman Sandiaga, Jalan Pulombangkeng, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019).

Menurut Sohibul, Sandiaga saat ini dirawat dokter di rumah. Kondisi kesehatan Sandiaga yang menurun ditegaskan Sohibul tak bisa langsung dikaitkan dengan hasil quick count dengan keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya kira tidak bisa langsung berhubungan dengan itu, kalau itu terjadi itu pun manusiawi, orang manusiawi kok biasa kan. Seseorang kan ketika punya harapan, harapan itu tidak sesuai, pasti ada, dan itu menurut saya manusiawi," ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Loading...
Loading...