Jumat, 19 April 2019 19:03 WITA

Yusril Tak Percaya Hasil Quick Count, Sebut Exit Poll Kurang Akurat

Editor: Abu Asyraf
Yusril Tak Percaya Hasil Quick Count, Sebut Exit Poll Kurang Akurat
Yusril Ihza Mahendra

RAKYATKU.COM - Bukan hanya Prabowo Subianto yang tak percaya hasil quick count atau hitung cepat sejumlah lembaga survei. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menyatakan hal yang sama.

"Apapun hasil quick count jangan membuat para caleg dan aktivis Partai Bulan Bintang (PBB) terpengaruh. Jangan sampai hasil akhir pemilu justru hanya mengikuti dan melegitimasi hasil quick count," kata Yusril, Jumat (19/4/2019).

Mantan menteri hukum dan perundang-undangan itu mengatakan, hasil akhir pemilu adalah yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenanya, pihaknya meminta seluruh kader dan simpatisan untuk tidak lengah mengawal suara PBB.

"Tetaplah waspada dan jangan lengah. Kawal suara sampai perhitungan akhir. Insya Allah, Tuhan memberikan pertolongan dan kemenangan kepada Partai Bulan Bintang!” tegas Yusril seperti dikutip dari Abadikini.com.

Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan, tujuh partai politik diprediksi tidak akan lolos Parliamentary Threshold (PT) sebesar 4 persen di pileg 2019. Salah satunya, Partai Bulan Bintang (PBB).

Menurut Yusril, quick count pilpres dan pileg berbeda. Menurut dia, pilpres lebih sederhana dan tidak ada masalah. 

Loading...

"Pileg DPR itu ada tiga. Kemungkinan pemilih memilih partai yang berbeda bagi DPR, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota selalu ada. Pemilih juga bisa memilih partai atau memilih caleg. Exit poll menjadi kurang akurat," urai Yusril.

Terpisah, Ketua Bidang Pemenangan PBB, Sukmo Harsono mengatakan, tengah melakukan rekapitulasi suara yang berasal dari caleg partai di seluruh Indonesia. Dari sampling yang sudah masuk, pihaknya mengklaim telah memperoleh suara 4,4 persen.

Itu berdasarkan suara caleg di tingkat DPR RI pada dapil Aceh, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Atas dasar itu, Sukmo meyakini hitungannya tak akan meleset dari hasil real count KPU.

"Hitungan kami saat ini suara PBB sudah 4,4 persen. Dan saya yakin real count KPU nanti akan sesuai dengan hitungan internal PBB," kata dia.

Loading...
Loading...