Jumat, 19 April 2019 12:31 WITA

BPN Ungkap Beberapa Kejanggalan Quick Count Lembaga Survei

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Aswad Syam
BPN Ungkap Beberapa Kejanggalan Quick Count Lembaga Survei
Anggota Direktorat Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Agus Arifin Nu'mang

RAKYATKU.COM, PAREPARE — Anggota Direktorat Penggalangan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Agus Arifin Nu'mang, mengungkapkan kejanggalan terkait hasil Quick Count beberapa lembaga Survei, yang telah menempatkan Capres nomor urut 01, Jokowi–Ma'ruf sebagai Pemenang Pilpres 2019.

“Kita pertanyakan pasca quick count, tidak  ada satu negara pun yang memberikan selamat kepada Capres yang katanya terpilih. Padahal belajar dari pengalaman Pilpres sebelumnya, ucapan selamat pasti sudah membanjiri Capres terpilih, yang beredar hanya klaim,” terang mantan Gubernur Sulsel ini, saat ditemui di Warkop 588, Kota Parepare, Jumat(119/4/2019).

Agus menjelaskan, hasil Quick Count beberapa lembaga  survei, sangat berbanding terbalik dengan hasil Real Count yang digelar oleh internal mereka, ditambah dengan data dari mabes TNI yang menempatkan Capres Prabowo-Sandi menang di angka 60 persen.

”Data Babinsa yang berdasarkan dari foto C-1 tidak mungkin salah,” terangnya.

Loading...

Agus berharap, data pembanding dari mabes TNI ini bisa dijadikan salah satu acuan oleh DPR-RI, untuk melakukan verifikasi di lapangan.

“Negara dalam ancaman, data Babinsa tidak pernah salah. Data ini mesti jadi data pembanding menuju MK, jangan sampai kita sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, justru menjadi negera demokrasi paling curang di dunia,” tandasnya.

Loading...
Loading...