Jumat, 19 April 2019 10:07 WITA

Tim Jokowi Soroti Wajah Lesu Sandiaga, Ini Kata Kubu Prabowo

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Tim Jokowi Soroti Wajah Lesu Sandiaga, Ini Kata Kubu Prabowo
Wajah Sandiaga Uno saat deklarasi kemenangan.

RAKYATKU.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subinato-Sandiaga Uno menanggapi anggapan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

TKN Jokowi-Ma'ruf sempat memprediksi bahwa Sandiaga tak nyaman dengan deklarasi kemenangan yang disampaikan Prabowo, pada Kamis (18/4/2019) kemarin.

"Saya 1,5 meter di samping kanan Bang Sandi (saat jumpa pers bersama Prabowo). Bang Sandi itu sakit. Jadi waktu Bang Sandi datang di Kertanegara kan saya salaman. Kelihatan lah, (Sandiaga) memang perlu istirahat betul karena kemarin itu kan drop ya, suaranya habis," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade.

Menurut Andre, Sandiaga juga ikut membaca tulisan di kertas yang dipegang Prabowo saat jumpa pers. Politikus Gerindra itu menyebut Sandiaga terlihat fokus membaca.

"Dan waktu Pak Prabowo pidato itu saya lihat Bang Sandi itu ikut membaca. Jadi matanya Bang Sandi itu fokus melihat kertas yang dibaca oleh Pak Prabowo. Jadi saya ada di sana, posisi saya nggak sampai 2 meter dari Bang Sandi. Jadi saya tahu persis Bang Sandi membaca kertas yang dibaca Pak Prabowo," jelasnya.

Loading...

Andre memastikan bahwa eks Wagub DKI Jakarta itu memang tengah sakit. Dia menegaskan bahwa tak ada masalah apapun.

"Jadi kelihatan dia fokus membaca kertas itu. Jadi, lagi posisi lagi kurang sehat. Jadi saya rasa nggak ada masalah," ujar Andre

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma'ruf memprediksi bahwa Sandiaga tak nyaman dengan deklarasi kemenangan yang disampaikan Prabowo. Kubu Jokowi menyebut ekspresi lesu Sandiaga bisa menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

"Kemungkinan Sandiaga kecewa dengan hasil pilpres, sakit wajar lah. Kedua beliau mungkin tidak nyaman dengan deklarasi tersebut, karena paham pesta sudah usai dan yang berhak menyatakan siapa yang menang adalah KPU," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago. 

Loading...
Loading...