Kamis, 18 April 2019 14:54 WITA

KPU: Petugas Pemilu Jaga Kesehatan, Tak Ada Asuransi Kematian

Editor: Nur Hidayat Said
KPU: Petugas Pemilu Jaga Kesehatan, Tak Ada Asuransi Kematian
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman. (Foto: Antara)

RAKYATKU.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mendapatkan laporan penghitungan suara yang dilakukan para petugas KPPS dan saksi di TPS hingga subuh. Hari ini bahkan akan dilanjutkan ke tingkat kecamatan.

Arief mengatakan, melihat proses penghitungan yang terbilang cukup panjang, semua petugas di lapangan diminta tetap menjaga kesehatan. Jadi kesehatan nomor satu, kata dia, sebab karena tidak ada asuransi untuk itu apalagi asuransi kematian.

"Kami sebetulnya sudah mengajukan (anggaran) itu. Mengajukan agar ada asuransi yang meninggal dunia, tapi kan pemegang otoritas anggaran tdk bisa memastikan hal itu, jadi ya memang belum bisa kita berikan untuk itu," ujar Arief dikutip Sindonews, Kamis (18/4/2019).

Arief berharap, tidak ada kejadian yang luar biasa seperti sampai meninggal dunia karena kelelahan saat bertugas di lapangan.

"Jadi kepada seluruh petugas saya mohon perhatikan, mengatur ritme kerjanya, kemudian menjaga kesehatan dan apa namanya pola makan juga, jangan sampai lupa makan," tuturnya.

Loading...

Arief memandang sisi humanisme para petugas KPPS perlu mendapat perhatian publik. Karena di samping kerjanya yang berat, para petugas juga memiliki tanggungjawab menyelesaikan tugas dengan tepat.

"Iya memang pemilu ini kerjaannya cukup berat," ujarnya.

"Saya pikir mereka itulah atur ritme kerjanya antara istirahat, makan dan kerja, tapi tidak melewati batas target yang ditentukan. Maksudnya jadwal yang sudah ditentukan itu," pungkasnya.

Loading...
Loading...