Kamis, 18 April 2019 13:48 WITA

Polisi Belum Mampu Ungkap Pelaku Pembunuh Sadis Janda Cantik

Penulis: Azwar Basir
Editor: Mays
Polisi Belum Mampu Ungkap Pelaku Pembunuh Sadis Janda Cantik
Jins yang ditemukan di lokasi pembunuhan. Diduga milik pelaku.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelaku pembunuhan Rosalina Kumala Sari (18), janda cantik yang dibunuh secara sadis dengan 27 tusukan di tubuhnya, masih berkeliaran di luar sana. 

Sebab, sampai saat ini Polsek Panakkukang belum mampu mengungkap siapa pelaku pembunuhan wanita janda satu anak tersebut. 

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda F Harahap mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. 

"Nihil (belum ditangkap pelakunya) kami masih melakukan penyelidikan kasus ini," ujar Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda F Harahap kepada Rakyatku.Com, Kamis (18/4/2019). 

Sebelumnya, Kasat reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengatakan, pelaku sudah mengarah kepada orang terdekat dari korban, dia adalah mantan suami dari Rosalina yang dicurigai tega membunuh janda cantik itu di dalam kamar 209 lantai 2 Wisma Benhil, Jalan Todopuli. 

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko mengungkapkan, ciri-ciri pelaku sudah dikantongi polisi, termasuk mantan suami korban dicurigai dan diselidiki keterlibatannya. 

"Semua tidak menutup kemungkinan ke arah sana (mantan suami). Semua kemungkinan kita terima dan kita kembangkan," tegas AKBP Indratmoko, kepada Rakyatku.com. 

Sementara motif dari pembunuhan tersebut, masih terus didalami penyidik Polrestabes Makassar. "Motif pembunuhan masih diselidiki, ada beberapa petunjuk yang masih kita kembangkan, saksi-saksi juga sudah kita minta keterangannya, termasuk CCTV wisma tersebut," tuturnya.

Kakak korban Reva Ayundha Novitasari berharap, pembunuh adiknya bisa secepatnya dibekuk. Dia juga menagih janji pihak kepolisian bahwa akan segera menemukan pelaku dalam waktu 2 x 24 jam.

loading...

"Assalamuaalaikum warahmatullahi wabarakatuh, pertama-tama saya di sini ingin menyampaikan keluh kesah yang saya alami dan keluarga saya, tentang kasus yang dialami adik saya, yaitu, Rosalina Kumalasari, di mana kaus adik saya yaitu kasus pembunuhan wanita 27 tusukan di Wisma Benhil, Kamis, 11 April 2019," tulis Reva.

Menurut Reva, pasca kasus pembunuhan adiknya tersebut di media online dan tv, dia dan keluarganya merasa terpuruk. 

"Orang tua saya memang menolak visum, karena mereka berpikiran buat apa lagi visum, di saat sudah jelas luka-luka yang dialami almarhum adek saya," tulis Reva.

"Tapi sampai detik ini, kami pihak keluarga belum mendapatkan informasi yang jelas tentang pelaku. Di sini, saya hanya ingin kaus adik saya cepat terselesaikan karena sudah banyak bukti yang mengarah ke pelaku," lanjut Reva.

Sementara itu, pasca kejadian aparat kepolisian langsung bergerak ke TKP. Resmob Polsek Panakkukang dan Timsus Polda Sulsel, mengamankan sejumlah barang di TKP, antara lain, jins yang diduga mirip pelaku, sisir milik korban, jam tangan, soft lens, ikat rambut, juga senjata yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Sebelumnya, Kapolsek Panakkukang, AKBP Ananda Fauzi Harahap mengemukakan, polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV. Dia seorang pria pakai helm saat masuk wisma. Dan saat keluar dia tetap memakai helm dengan celana pendek, dan di kakinya ada tato.

Polisi sempat mendatangi sebuah rumah di Makassar yang dicurigai milik pelaku, namun pria yang dicurigai tidak ada di tempat.

Rosalina Kumalasari ditemukan tewas bersimbah darah pada Kamis, 11 April 2019 lalu. Di tubuhnya ada 27 luka tusukan. Mayat ditemukan seorang roomboy bernama Irfan, saat hendak membersihkan kamar 209.

Loading...
Loading...