Selasa, 16 April 2019 21:31 WITA

Sandiaga Tidak Gundul, Ternyata Ini Alasannya Tidak Unggah Foto-Foto Umrah

Editor: Abu Asyraf
Sandiaga Tidak Gundul, Ternyata Ini Alasannya Tidak Unggah Foto-Foto Umrah
Sandiaga Uno beserta istri sesaat sebelum bertolak kembali ke Indonesia.

RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno tiba kembali di Tanah Air usai umrah. Namun, berbeda dengan Jokowi, Sandiaga dan istrinya tidak memamerkan foto-foto mereka.

Sempat beredar di media sosial foto-foto Sandiaga Uno sedang umrah beramai-ramai. Dalam foto-foto tersebut, tampak kepala mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu pelontos. Licin.

Ternyata foto-foto itu diambil saat melakukan umrah beberapa waktu sebelumnya. Pada umrah di masa tenang Pilpres 2019, Sandiaga Uno memilih tidak mencukur habis rambutnya. Sama seperti Joko Widodo.

Hal itu diketahui setelah istrinya, Nur Asia mengunggah video mereka berdua sesaat sebelum terbang kembali ke Tanah Air. Dalam video itu, Sandiaga mengenakan peci putih yang menutupi rambutnya. Nur Asia juga mengenakan jilbab putih.

"Mohon maaf kita tidak memposting kegiatan di sini karena kita memang fokus ibadah," kata Sandiaga dalam video berdurasi 58 detik tersebut. 

"Tentunya kami sangat excited mau pulang ke Indonesia ketemu anak-anak dan juga ketemu kawan-kawan. Sampai jumpa di Indonesia. Mohon doanya agar umrah kami mabrur dan semua diterima hajatnya," lanjut pendamping Prabowo Subianto itu. 

loading...

Sehari jelang pencoblosan, Selasa (16/4/2019), Sandiaga sudah beraktivitas kembali. Dia antara lain menghadiri peluncuran buku "Sandiaga Uno: Dari Angka 0,03" di Blok M Square, Jakarta Selatan. Buku itu ditulis Joko Kanigoro dan Hartono yang digagas Yuga.

"Saya berharap dari cerita ini, kisah yang dipetik dari keseharian saya ketika berkomitmen untuk terjun ke dunia politik bisa menjadi referensi baru bagi siapapun yang terpanggil hatinya untuk bergerak demi menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat," kata Sandiaga.

Selain itu, mantan ketua umum BPP Hipmi ini juga menghadiri peluncuran buku "Sandi di Mata Relawan" yang ditulis Muhammad Chozin Amirullah. Saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu, Chozin merupakan koordinator relawan. 

"Melalui buku ini Chozin menuangkan pengalamannya selama kita pernah sama-sama berjuang di DKI Jakarta. Saya berterima kasih kepada Mas Chozin dan teman-teman relawan lainnya yang telah berjuang keras untuk saya tanpa meminta apapun. Relawan berjuang dan tidak dibayar bukan karena tidak bernilai, melainkan tak ternilai harganya," ujar Sandi.
 

Loading...
Loading...