Senin, 15 April 2019 06:30 WITA

Enggan Lapor Polisi Soal Peretasan, Alasan Said Didu Menakutkan

Editor: Ibnu Kasir Amahoru
Enggan Lapor Polisi Soal Peretasan, Alasan Said Didu Menakutkan
Said Didu. Ist

RAKYATKU.COM - Mantan pejabat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) era Joko Widodo, Said Didu berpikir dua kali membawa kasus peretasan akun Twitternya ke pihak berwajib. 

Berkaca pada pengalaman laporan rekannya yang belum dituntaskan, ia menganggap laporan itu sia-sia. Selain itu, ia pun takut 'dibungkam' pemerintah jika membuat laporan atas kasus itu.

Sebab, berdasarkan pengalaman rekannya yang lebih dulu melapor, penegak hukum akan meminta kata sandi seluruh media sosial pribadi, email, termasuk telepon genggam.

"Sehingga, kalau di laporkan malah itu kami tidak bebas lagi bermain atau bersuara lewat media sosial. Malah nomor HP juga diminta semua [...] Tapi, semua yang melaporkan itu tidak pernah ada yang berhasil," kata Said Didu.

"Tapi saya sedang pikirkan jalannya seperti apa. Karena ini harusnya penegak hukum hadir, negara hadir melindungi warganya apabila mengalami hal seperti ini," bebernya dikutip CNNIndonesia.

Loading...

Said mengaku bukannya pesimistis terhadap pemerintah. Namun jika harus memberi akses penuh terhadap akun pribadinya kepada penegak hukum tentu ke depan akan merepotkan.

"Saya menyatakan, saya masih berupaya optimis (kepada penegak hukum), makanya saya berpikir apakah perlu saya laporkan. Akun saya pun satu tidak pernah ada anonim dan saya pertanggungjawabkan semua apa namanya yang ada di akun saya," ungkapnya.


 

Loading...
Loading...