Minggu, 14 April 2019 14:41 WITA

Penembakan di Klub Malam Melbourne, Satu Polisi Muslim Tewas, Satu Lagi Kritis

Editor: Aswad Syam
Penembakan di Klub Malam Melbourne, Satu Polisi Muslim Tewas, Satu Lagi Kritis
Aaron Khalid Osmani, penjaga keamanan yang tewas dalam penembakan di salah satu klub malam di Melbourne.

RAKYATKU.COM, MELBOURNE - Malam yang menyenangkan dalam euforia pesta hura-hura, cepat berubah menjadi mimpi buruk, ketika penembakan terjadi di dekat klub malam Melbourne, Minggu dini hari, 14 April 2019, sekitar pukul 3 waktu setempat.

Itu terjadi tepat di luar klub malam 'Love Machine' di dekat Chapel Street, dan meninggalkan satu orang mati dan yang lainnya dalam kondisi kritis.

Sejumlah tembakan dilepaskan dari sebuah mobil SUV yang melintas, yang menabrak tiga penjaga keamanan dan satu sekuriti.

Menurut 9News, penyelidikan lebih lanjut tidak menunjukkan tanda-tanda serangan itu terkait teror, meskipun alasan sebenarnya di balik itu belum jelas.

Laporan tersebut juga menyebutkan, bahwa SUV Porche hitam terlihat meninggalkan daerah tersebut, dan kemudian ditemukan terbakar di tempat terdekat. Saat ini sedang diselidiki untuk mengidentifikasi hubungan dengan penembakan.

Loading...

Para korban insiden itu adalah seorang pria berusia 37 tahun, yang menderita luka yang mengancam jiwa dan sejak itu meninggal di rumah sakit. Dia adalah penjaga keamanan bernama Aaron Khalid Osmani.

Korban lainnya, seorang lelaki berusia 28 tahun dalam kondisi kritis; seorang pria berusia 50 tahun dan seorang pria berusia 29 tahun keduanya menderita luka-luka yang tidak mengancam jiwa.

Polisi Australia telah mendesak warga masyarakat dengan rekaman video kejadian, atau informasi untuk membantu penyelidikan.

Loading...
Loading...