Minggu, 14 April 2019 10:55 WITA

Kader Demokrat Teriak-Teriak Ancam Tinggalkan Prabowo, AHY Bilang Begini

Editor: Abu Asyraf
Kader Demokrat Teriak-Teriak Ancam Tinggalkan Prabowo, AHY Bilang Begini
Agus Harimurti Yudhoyono

RAKYATKU.COM - Selain Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang mendadak sakit perut, ternyata ada insiden lain dalam debat capres terakhir, Sabtu malam (13/4/2019).

Keributan kecil terjadi di luar arena debat kelima pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat saat debat masih berlangsung. Sekitar pukul 21.08 WIB, tiba-tiba Sekretaris Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ardy Mbalembout mengamuk di depan pintu masuk. 

"Kita keluar dari koalisi!" teriak Ardy dengan lantang di lobi Hotel Sultan.

Rupanya dia salah tangkap terhadap pernyataan Prabowo terkait ekonomi yang salah arah. Dia mengira, Prabowo mengkritik Presiden SBY, yang juga ketua umum Partai Demokrat.

Melihat sekretarisnya mengamuk, Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean langsung menghampiri. Dia terlihat ikut menenangkan Ardy.

Loading...

Namun, Ferdinand mencoba mengalihkan permasalahan. Dia menyebut Ardy mengamuk karena tak bisa masuk ruangan debat. Katanya, penyebabnya tidak punya gelang sebagai penanda khusus.

Seusai debat, Komandan Kogasma Partai Demokrat ditanya tentang ancaman kadernya yang menyuarakan untuk meninggalkan koalisi Prabowo-Sandi. Putra SBY itu langsung membantah.

Menurut AHY, tidak mungkin meninggalkan koalisi sementara pencoblosan tinggal tiga hari lagi. Adapun riak-riak yang muncul, katanya, itu hal biasa. Dia juga meminta wartawan agar tidak mengesankan seolah-olah koalisi sedang panas.

Loading...
Loading...