Minggu, 14 April 2019 00:01 WITA

Amerika Serikat Minta Pangeran Saudi Putus Hubungan dengan Terduga Pembunuh Khashoggi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Amerika Serikat Minta Pangeran Saudi Putus Hubungan dengan Terduga Pembunuh Khashoggi
FOTO: Reuters

RAKYATKU.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mendesak Pangeran Saudi, Mohammed bin Salman (MBS) untuk memutus hubungan dengan mantan penasihat kerajaan Arab Saudi, Saud Al Qahtani yang terkait dengan pembunuhan jurnalis, Jamal Khashoggi.

Pompeo secara pribadi telah mengangkat keprihatinan tentang kontak MBS dengan Saud al-Qahtani , yang dituduh mendalangi pembunuhan Khashoggi, dikutip dari The Guardian, Minggu (14/4/2019).

Al-Qahtani diyakini telah memainkan peran penting dalam pembunuhan Khashoggi dengan pertama-tama mencoba mengajaknya kembali ke Arab Saudi. Dia bertemu dengan tim pembunuh Saudi sebelum mereka pergi ke Turki dan diduga memberi perintah untuk membunuh Khashoggi jika dia menolak untuk kembali ke negaranya secara sukarela.

Al-Qahtani dipecat sebagai penasihat kerajaan setelah pembunuhan Khashoggi. Tetapi ambiguitas seputar statusnya telah menimbulkan pertanyaan tentang apakah ia terus memiliki pengaruh di belakang layar.

Pada Januari lalu, Washington Post melaporkan bahwa MBS tetap berhubungan teratur dan terus mencari saran dari al-Qahtani. 

The Post mengutip sebuah sumber Saudi yang mengatakan bahwa al-Qahtani baru-baru ini melakukan dua perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA). Meskipun ia dianggap berada di bawah tahanan rumah di Riyadh.

Loading...

Penasihat itu juga dilaporkan bertemu dengan para deputi senior dari Pusat Studi dan Media Urusan media istana baru-baru ini di rumahnya di Riyadh dan mengatakan kepada mereka bahwa ia telah disalahkan dan "digunakan sebagai kambing hitam." Al-Qahtani telah menjalankan pusat sampai tak lama setelah kematian Khashoggi. 

The Guardian juga melaporkan bahwa al-Qahtani masih aktif di dalam kantor pribadi MBS. 

Departemen Luar Negeri mengatakan kepada The Guardian bahwa mereka tidak akan membahas percakapan diplomatik pribadi. Departemen tidak segera menanggapi permintaan komentar Al Jazeera. 

Rosiland Jordan dari Al Jazeera, melaporkan dari Washington, DC, mengatakan "ada persepsi di AS bahwa Saud al-Qahtani memiliki pengaruh yang sangat besar pada Mohammed bin Salman". 

Loading...
Loading...