Jumat, 12 April 2019 16:47 WITA

Di Masjid Christchurch Pria Berbaju Trump Teriak, "Semua Muslim Teroris"

Editor: Aswad Syam
Di Masjid Christchurch Pria Berbaju Trump Teriak,
Daniel Tuapawa

RAKYATKU.COM, SELANDIA BARU - Seorang pria berbaju hitam berdiri di luar Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru, Rabu (10/4/2019).

Di belakang bajunya, tertulis "Trump". Di luar masjid yang pernah jadi ladang pembantaian Brenton Tarrant pada salat Jumat itu, pria itu berteriak, "Semua muslim teroris, keluar dari sini."

Pria itu adalah Daniel Tuapawa (33). "Aku muak dengan omong kosong ini, mereka harus pergi. Semua Muslim adalah teroris, Anda harus keluar dari sini," teriaknya.

Pedagang asal Christchurch itu diberitahu oleh hakim pada hari Jumat, 12 April 2019, bahwa ia menghadapi waktu penjara ketika ia dihukum.

Di Masjid Christchurch Pria Berbaju Trump Teriak,

Berbicara kepada wartawan di luar pengadilan dengan tudungnya menutupi matanya, Tuapawa meminta maaf dan mengatakan sedang berjuang menghadapi kesulitan kesehatan mental.

"Aku sangat menyesal dan aku memperbaiki diriku untuk ini," katanya.

Loading...

"Aku hanya pingsan dan itu, aku sangat menyesal, aku sangat menyesal tentang itu, oke."

Tuapawa mengklaim, dia pergi ke masjid untuk melihat bunga-bunga. Tetapi kemudian pingsan dan tidak ingat berteriak.

Dia mengatakan, dia hanya menyadari apa yang telah dia lakukan ketika polisi menunjukkan kepadanya sebuah video, lapor Radio Selandia Baru.

Tuapawa telah meminta maaf secara pribadi, dan berjabat tangan dengan jemaah yang menghadiri masjid.

Dia didakwa berperilaku dengan cara menghina yang kemungkinan besar akan menyebabkan kekerasan terhadap orang untuk memulai. 

Dalam serangan teror bulan lalu, empat puluh dua orang tewas di Masjid Al Noor, dan delapan orang ditembak mati di masjid lain.

Loading...
Loading...