Jumat, 12 April 2019 15:31 WITA

"Kau dari Mana Semalaman?" Pria Ini Cekik Pacarnya hingga Tewas

Editor: Aswad Syam
Indira Ramirez-Rivera dan pacarnya, Angel Felix Rodriguez.

RAKYATKU.COM, NEW YORK - Seorang pria pecemburu, telah membunuh pacarnya di apartemen mereka di New York. Dia marah kepada korban, karena dia pergi semalaman. 

Saat itu, Senin, 10 April 2019, Angel Felix Rodriguez (23), dan pacarnya yang berusia 21 tahun, Indira Ramirez-Rivera, tengah berbaring bersama di tempat tidur.

Mereka baru saja usai bercumbu, ketika tiba-tiba terjadi pertengkaran.

Penyebabnya, Rodriguez menanyakan kepada Rivera, kenapa semalaman pergi tanpa kembali. Pria itu cemburu. Dia curiga, Rivera terlibat perselingkuhan dengan pria lain.

"Mereka tampak menyenangkan tetapi kemudian mereka berdebat dan itu memanas," kata tetangga pasangan itu yang berusia 35 tahun, Smily Rodriguez. 

Warga asli Bronx itu akhirnya mengaku kepada petugas NYPD pada hari Rabu, 10 April 2019, bahwa dia membunuh pacarnya. 

Smily - yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan tersangka pembunuh berusia 23 tahun itu - mengatakan, bahwa ketika pihak berwenang tiba di apartemen pasangan Bronx pada hari Rabu, ia tahu segalanya buruk.

"Saya mendengar satu petugas, 'Sepertinya iblis ada di sana','' katanya. 

Polisi menemukan Ramirez-Rivera dengan tanda-tanda pencekikan di lehernya, trauma tumpul pada tubuhnya, dan luka sayatan di alat kelamin korban. 

Rodriguez belum didakwa dengan pelanggaran seksual. 

"Pelaku ingin korban menderita," kata Asisten Jaksa Wilayah Kathryn Falasca pada sidang Kamis, 11 April 2019, menurut New York Daily News .  

"Ramirez-Rivera ditinggalkan di tempat tidur pasangan itu selama dua hari," kata pihak berwenang. 

"Dia meninggalkannya di tempat tidur yang mereka miliki bersama untuk mati," Falasca menambahkan.

Juga dinyatakan bahwa korban baru saja pulang dari Republik Dominika, setelah pergi ke luar negeri untuk menjalani operasi plastik.  

Loading...

Rodriguez tiba di Kantor Polisi Distrik 46 sekitar pukul 6 sore pada hari Rabu, dan mengatakan kepada petugas bahwa dia membunuh pacarnya yang berusia 21 tahun.

Dia kemudian memberikan izin kepada petugas untuk mencari apartemennya di Nelson Avenue dan Shakespeare Avenue di Morris Heights di Bronx. 

Menurut News 12, ketika pihak berwenang tiba di rumah pasangan itu, mereka menemukan mayat Ramirez-Rivera di kamar mandi. 

Polisi mengamati trauma di lehernya, membuat mereka percaya bahwa dia dicekik. 

Pemeriksa medis akan melakukan autopsi untuk menentukan penyebab kematian. 

Tak lama setelah mengakui kejahatan itu, Rodriguez dikawal keluar dari kantor polisi dengan borgol. 

Rodriguez menundukkan kepalanya dan menutupi wajahnya dengan hoodie-nya ketika petugas menempatkannya di belakang mobil patroli.  

Tetangga mengatakan kepada New York Daily News, bahwa Rodriguez sangat iri, tidak suka cara berpakaian Ramirez-Rivera ketika dia pergi keluar dan rentan terhadap kekerasan.  

Temannya, Andy Rodriguez mengatakan kepada surat kabar, bahwa dia ingin kembali ke apartemennya dan mengepak barang-barangnya dan meninggalkannya.

"Aku tidak berharap dia melakukan hal seperti ini," katanya.   

Mereka berdua bekerja di bar di Bronx, menurut tetangga mereka. 

Rodriguez didakwa melakukan pembunuhan. 

Informasi pengacara untuk Rodriguez belum jelas. Investigasi sedang berlangsung. 

Loading...
Loading...