Rabu, 10 April 2019 19:25 WITA

Opsi Mencoblos Pemain PSM Makassar di Filipina, Bisa di Bandara

Penulis: Rizal
Editor: Aswad Syam
Opsi Mencoblos Pemain PSM Makassar di Filipina, Bisa di Bandara
Koordinator Divisi Data KPU Sulsel, Uslimin

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemain PSM Makassar yang bertandang ke Filipina, 17 April mendatang diupayakan tetap dapat menyalurkan hak pilihnya di Pemilu 2019.

Formulir A5 atau surat keterangan pindah memilih dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah dikantongi para pemain yang akan ikut lawatan ke Filipina.

Tugas KPU selesai. Saatnya manajemen tim Juku Eja menindaklanjutinya dengan berkoordinasi ke Kementerian Luar Negeri atau Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Filipina.

"Tadi Ibu Wina (Wina Syadzwina, Sekretaris Tim PSM Makassar) koordinasi ke saya. Saya bilang segera komunikasi dengan Kemlu. Jadwal di Filipina apakah di Kota Bacolod (markas Kaya FC-Iloilo) juga ada (pemungutan suara) atau tidak. Kalau tidak ada, maka mereka harus bertahan di Manila, tinggal di Manila dulu untuk mencoblos (baru ke Kota Bacolod)," ungkap Koordinator Divisi Data KPU Sulsel, Uslimin saat ditemui Rakyatku.com di Kantor KPU Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (10/4/2019).

Rombongan PSM sendiri rencananya hanya akan transit di Manila pada 14 April subuh. Setelah itu langsung bertolak ke Kota Bacolod yang menjadi markas Kaya FC-Iloilo.

Kota Bacolod berbeda pulau dengan Manila. Jarak venue pertandingan, Stadion Panaad-Park di Bacolod dengan ibukota Manila berjarak 709 kilometer, dan berbeda pulau. Bila menggunakan pesawat akan menghabiskan waktu sekitar satu jam. Sedangkan jika menggunakan jalur darat menghabiskan waktu 18 jam.

Loading...

Pemungutan suara di Manila sendiri digelar pada 14 April, atau di hari terakhir pemungutan suara bagi WNI di luar negeri. 

Menurut Uslimin, jika tak ada pemungutan suara di Kota Bacolod, maka satu-satunya cara para pemain PSM untuk ikut memilih adalah dengan tinggal di Manila dulu hingga siang harinya untuk memilih, lalu melanjutkan perjalanan ke kandang Kaya FC-Iloilo.

"Mau tidak mau kan mereka singgah dulu di Manila transit. Kalau bisa singgah dulu ke KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Manila, atau bisa juga orang KBRI yang bawa kotak suaranya ke bandara, ketemu mereka lalu mereka memilih di situ (bandara). Makanya saya bilang koordinasi dulu dengan Kemlu di sana," pungkas Uslimin.

Jika memilih di bandara, maka pemain PSM memanfaatkan metode Kotak Suara Keliling (KSK). Seperti diketahui, pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dengan 3 metode. Yakni, memilih di TPSLN yang berada di kantor perwakilan RI (KBRI/KJRI/KDEI); memilih dengan Kotak Suara Keliling (KSK) yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI; dan metode pos.

Adapun pemungutan suara Pemilu 2019 di luar negeri (LN)  dilaksanakan sebagaimana jadwal dalam SK KPU No 644/2019 yaitu early voting pada 8-14 April 2019. 

Loading...
Loading...