Rabu, 10 April 2019 17:56 WITA

Siswa Tidak Dapat Selesaikan Ujian karena Teman Sekelasnya Kentut 2 Jam Tanpa Henti

Editor: Aswad Syam
Siswa Tidak Dapat Selesaikan Ujian karena Teman Sekelasnya Kentut 2 Jam Tanpa Henti
Ujian DSE di Hong Kong.

RAKYATKU.COM, HONG KONG - Mengalami perut kembung adalah hal biasa, kejadian sehari-hari yang terjadi pada semua orang. Tetapi kadang-kadang, kita harus mempertimbangkan sebelum kita mengeluarkan sebagian dari gas itu. 

Tentu saja, perut kembung dapat terjadi pada waktu yang tidak tepat. Baru-baru ini, seorang siswa di Hong Kong berbagi pengalamannya menjadi korban yang tidak beruntung dari siswa lain, yang merasa sangat gugup selama ujian Diploma Pemeriksaan Pendidikan Menengah (DSE) Hong Kong.

Dalam sebuah forum online , siswa itu membagikan kesengsaraannya dalam sebuah posting berjudul, "Duduk untuk DSE dan orang di depan saya kentut selama dua jam berturut-turut." 

Dia menulisnya pada 6 April, setelah ujian bahasa Inggris dan mengatakan bahwa pada awalnya, orang di depan tampak cukup normal sampai tiba saatnya ujian dimulai.

“Aku mendengarnya kentut dan sepertinya dia mengingat lagu Greensleeves yang sedang dimainkan. Begitu saya mendengar dia mulai kentut, saya dengan cepat  menahan napas untuk sementara waktu, tetapi dia tidak akan berhenti mengeluarkan gas! Ketika saya sedang mendengarkan kentutnya yang ritmis di tengah jalan dan dipaksa untuk menahan baunya, pikiran saya kosong dan saya tidak dapat menjawab dua pertanyaan dalam ujian.” 

Loading...

Tetapi cobaannya belum berakhir, karena dia harus terus seperti ini selama dua jam, dan dia mengatakan bahwa ini telah sangat mempengaruhi kinerja ujiannya, terutama selama bagian "Mendengarkan Bahasa Inggris" ketika kentut mengganggunya. 

Yah, itu pengalaman yang agak disayangkan! Postingan itu mengatakan, bahwa ketika dia kembali ke rumah setelah cobaan, dia merasa pakaiannya masih berbau seperti kentut orang itu dan dia agak kesal. 

Warganet lain yang melihat postingnya mengomentarinya, dengan beberapa dari mereka bersimpati dengan pengalamannya sementara yang lain tidak bisa menahan tawa. 

Beberapa dari mereka menasihatinya, mengatakan bahwa dia bisa meminta perubahan kursi dan harus memberi tahu invigilator tentang alasannya.

Loading...
Loading...