Selasa, 09 April 2019 17:33 WITA

Di Hadapan Kakanwil BPN, Danny Sebut Makassar Markas Mafia Tanah

Penulis: Deni Indrawan
Editor: Abu Asyraf
Di Hadapan Kakanwil BPN, Danny Sebut Makassar Markas Mafia Tanah
Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel Dadang Suhendi bersama sejumlah kepala daerah di Sulsel.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menyebutkan bahwa Kota Makassar menjadi salah satu markas Mafia tanah.

Danny mengatakan, tolok ukur kesuksesan pemerintah daerah tidak dapat dilihat dari seberapa banyak perhargaan yang diraihnya.

"Tapi dilihat dari pendapatan daerah apakah mampu menaikkan secara signifikan," ujarnya di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (9/4/2019).

Menurut Danny, pemerintah berhasil apabila mampu menyelesaikan persoalan yang dapat menghambat pendapatan daerah. 

"Markas mafia tanah ada di Kota Makassar. Saya lihat di online. Ini tantangan kita semua. Tanah di Makassar sudah sempit dan seksi jadi rebutan. Mari kita optimalkan pendapatan daerah dengan menyelesaikan persoalan seperti ini," tambahnya.

Loading...

Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel Dadang Suhendi meminta kerja sama pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan tanah

"Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan. Salah satunya upaya memberantas mafia tanah," ungkapnya.

Selain itu, Dadang Suhendi juga meminta kerja sama pemerintah daerah untuk menertibkan aset-aset daerah. Dia mengaku, siap menunggu maupun menjemput persoalan tersebut untuk diselesaikan.

"Selain itu, kita harus menertibkan aset daerah yang lain. kita menunggu bola atau menjemput bola dari pemerintah daerah. Inventarisasi, BPN bertanggung jawab. Termasuk menyempurnakan pendaftaran tanah," kata dia.

Loading...
Loading...