Selasa, 09 April 2019 00:39 WITA

Cikal Bakal Korupsi Berawal Dari Politik Uang

Penulis: Rizal
Editor: Mays
Cikal Bakal Korupsi Berawal Dari Politik Uang
Saiful Jihad

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Cikal bakal terjadinya praktik korupsi, disebut berawal dari adanya politik uang (money politic) saat Pemilihan Umum (Pemilu) digelar. Traksaksi politik uang yang diprediksi masif pada akhir masa kampanye Pemilu 2019 ini harus menjadi musuh bersama.

Hal tersebut menjadi kesimpulan utama dalam dialog 'Anti Politik Uang dalam Pemilu' yang dihelat di Perumahan Lili Jalan Boulevard, Makassar, Senin (8/4/2019) sore. 

Turut hadir menjadi pembicara dalam dialog tersebut Koordinator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Ema Husain, serta Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad.

"Money politik itu cikal bakal korupsi. Dimulai dari politik uang kemudian berubah menjadi suap, lalu jadi sogok, akhirnya suap sogok rata-rata larinya ke korupsi, bertentangan dengan aturan," ungkap Koordinator Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK) Ema Husain memulai diskusi.

Melakukan dan menghalalkan politik uang, kata Ema, sama saja dengan menggadaikan demokrasi. Pasalnya, praktik tersebut memberikan kesempatan kepada orang-orang yang menggunakan cara-cara kotor untuk duduk sebagai penentu kebijakan.

"Kita mau demokrasi di Indonesia berlangsung baik dan bermartabat. Tapi bagaimana caranya kita mau capai itu kalau pemilih kita menggadaikan dan menjual suara kita," tambah Ema.

loading...

Sementara itu, Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, menyebut jika politik uang adalah pintu masuk perilaku korup. 

"Siapapun yang mengeluarkan uang banyak saat pencalonan, tentu akan berusaha untuk mengembalikan modalnya ketika duduk nantinya. Mereka kan ingin mengembalikan modalnya," kata Saiful.

Bawaslu sendiri, kata Saiful sudah mengingatkan semua partai politik, supaya mengingatkan para calon anggota legislatifnya untuk menghindari praktik politik uang tersebut.

"Sudah ada pernyataan dari Bawaslu RI yang mengatakan jika terbukti mereka melalukan serangan fajar atau money politics, maka itu harus dicoret," tutup Saiful.

Loading...
Loading...